Daftar Pabrik Pupuk di Indonesia

Pupuk merupakan kebutuhan pokok untuk para petani. Pupuk merupakan obat perangsang tanaman untuk tumbuh subur. Seiring dengan perkembangannya, pupuk telah dimodivikasi untuk dapat mengunggulkan satu aspek saja dalam tanaman. Misalnya hanya ingin dahannya saja yang tumbuh besar sedangkan daun dan buahnya tidak atau sebaliknya.

Pupuk sebenarnya sangat mudah di buat, bahkan sampah organik dapat diolah menjadi pupuk. Namun, sifat konsumerisme masyarakat membuat peluang usaha perusahaan pupuk menjadi tumbuh pesat. Berikut adalah daftar pabrik pupuk di Indonesia.

Loading...

Pabrik Pupuk di Indonesia

Pabrik pertama adalah PT Pupuk Indonesia Holding Company (Persero) atau PIHC. Pabrik ini merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). PIHC didirikan pada tahun 1959. Awal mula didirikan PIHC bernama PT Pupuk Sriwidjaja.  Pabrik ini didirikan dengan tujuan menjadi produsen pupuk Urea di Indonesia. Lalu pada tahun 2012 barulah nama PT Pupuk Indonesia Holding Company di resmikan.

Pabrik Kompos Argo Duta merupakan pabrik pupuk yang hidup di Bandung. Pabrik ini memproduksi pupuk organik. Bahan yang digunakan pun cukup bagus, yakni dari sampah pasar. Pabrik ini sekaligus menjadi contoh usaha yang mendaur ulang barang yang sudah dibuang. Pupuk yang dihasilkan ada dua, yakni pupuk padat dan pupuk cair. Seharinya, pabrik ini dapat menghasilkan 5 ton pupuk organik.

Pabrik selanjutnya berawal dari hobi berkebun sepasang suami istri dan dua orang keponakannya. Kemudian mereka mencoba memperkenalkan tanaman organik. Untuk membuatnya benar-benar organik kemudian mereka mengolah pupuknya sendiri.

Akhirnya mereka mulai memproduksi pupuk organik. Kini perusahaan tersebut bernama Mitra Balai Industri yang telah memiliki lebih dari seratus karyawan. Mitra Balai Industri ini bekerjasama dengan PT. Pertani dan dapat menghasilkan 50 ton/hari.

PT Petrokimia Gresik merupakan salah satu pabrik pupuk terlengkap. Awalnya pabrik ini bernama proyek Petrokimia Surabaya. Pabrik ini dibangun pada tahun 1964. Kemudian baru diresmikan oleh presiden pada tahun 1972. Pabrik ini menghasilkan urea dan ZA, SP36 dan ZK, KCL, bioferil, petroganik Rock phosphate dan lain-lain.

Pabrik lainnya yang juga berada di wilayah Indonesia antara lain PT Pusri, yang membuat pupuk urea. Modal yang ditanamkan pada awalnya cukup besar, yakni mencapai 8,4 miliar rupiah. Selanjutnya ada pula PT Petrokimia Gresik. Pabrik ini milik BUMN yang kemudian melakukan kerjasama dengan pengusaha Sumut.

Loading...
Selanjutnya : Islam dapat Menyebar dengan Cepat di Indonesia Karena Berbagai Faktor
Sebelumnya: Lima Misteri di Berbagai Dunia yang Belum Terjawab
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar