Dampak Positif Menikah di Usia Dini

Menikah di usia muda di zaman sekarang ini menjadi fenomena dalam masyarakat. Pernikahan merupakan peristiwa sakral yang sedapat mungkin dijalani hanya sekali dalam seumur hidup. Menikah memang sebaiknya dilakukan pada umur yang telah matang, namun juga tidak salah apabila menikah dilakukan di usia yang masih dini. Ternyata ada beberapa dampak positif menikah di usia dini.

Dampak Positif Menikah di Usia Muda

Berikut dampak positif yang akan diperoleh jika menikah usia dini.

1. Kebebasan Seks Dapat Dihindari

Kebebasan seks akan dapat dihindari apabila menikah di usia dini. Usia yang menginjak remaja umumnya nafsu seks sangat tinggi. Apabila di usia ini remaja mempunyai iman yang tipis atau tidak dapat menahan nafsunya, maka akan dapat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti hamil sebelum menikah, sehingga menikah di usia dini menjadi lebih baik untuk menghindari hal yang negatif tersebut.

2. Mempunyai Anak dengan Usia Tidak Terlalu Jauh

Mempunyai anak dengan usia yang tidak terlalu jauh dengan orangtuanya akan membuat hubungan antara orangtua dan anak menjadi lebih erat. Komunikasi yang terjalin di antara keduanya dapat berjalan dengan lebih santai. Mereka juga akan lebih santai untuk mendidik anak-anaknya dengan jiwa mudanya. Beban orangtua akan berkurang karena tanggung jawab sudah diserahkan kepada kedua pasangan.

3. Peningkatan Kualitas Hidup

Peningkatan kualitas hidup merupakan salah satu dampak positif menikah di usia dini. Umumnya pasangan yang telah menikah akan lebih memperhatikan kesehatan dan merawat diri. Mereka akan menghindari hal-hal yang negatif, seperti alkohol atau obat terlarang. Apalagi jika telah memiliki anak, mereka akan lebih menjaga kesehatan keluarganya.

4. Tanggung Jawab Pasangan Menjadi Lebih Matang

Tanggung jawab pasangan yang telah menikah di usia dini akan menjadi lebih matang. Mereka dituntut untuk menghidupi keluarganya agar dapat hidup dengan layak. Suami wajib bekerja untuk menafkahi istri dan anak-anaknya, sedangkan istri harus mengelola keuangan dengan baik serta mengasuh dan mendidik anak-anaknya. Suami dan istri akan saling membantu apabila salah satunya merasa kerepotan.

5. Kondisi Psikologis Lebih Baik

Kondisi psikologis bagi pasangan yang menikah di usia muda akan lebih baik. Mereka harus dapat mengontrol rasa egois yang terkadang timbul di antara mereka. Kesehatan psikologis yang baik akan mempengaruhi kesehatan reproduksinya. Umumnya pasangan yang menikah di usia yang masih muda yaitu sekitar umur 18 hingga 25 tahun akan memiliki anak yang lebih berkualitas, karena pada usia ini merupakan usia yang ideal dan fungsi reproduksi yang maksimal.

6. Pengelolaan Stres Lebih Baik

Pengelolaan stres akan lebih baik pada pasangan yang menikah di usia dini. Mereka akan berusaha meredam stres bersama pasangannya sehingga hal ini akan memberikan dampak positif menikah di usia dini.

Loading...
Selanjutnya : Dampak Wanita Sering Menonton Video Porno
Sebelumnya: Dampak Macam Psikotropika - Dampak Buruk Penyalahgunaan Zat Psikotropika
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar