Persyaratan Permohonan Dana Hibah


Dana hibah adalah dana bantuan dari pemerintah daerah yang diberikan kepada pemerintah daerah di bawah naungannya, perusahaan daerah, masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan. Peruntukan dana ini sudah ditentukan melalui ketentuan dan peraturan tertentu. Secara umum, pemberian dana ini memiliki tujuan untuk menunjang penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Dana bantuan ini sifatnya tidak mengikat dan tidak terus-menerus. Pemberiannya pun harus dengan mempertimbangkan asas keadilan dan asas manfaat bagi masyarakat. Sebenarnya, hibah tidak melulu berbentuk uang, tapi juga bisa berbentuk barang dan jasa.

Hibah barang bisa berbentuk peralatan penunjang kerja, tanah, gedung, fasilitas infastruktur, dan sebagainya, yang memenuhi kriteria seperti yang disebutkan dalam peraturan yang berlaku. Sementara hibah jasa bisa berbentuk pelatihan, penelitian, atau bantuan teknis pendidikan lainnya.

Tujuan Hibah

Anggaran hibah yang ditetapkan oleh pemerintah daerah memiliki banyak tujuan yang di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Meningkatkan fungsi pemerintahan daerah melalui peningkatan layanan dasar umum dan pemberdayaan aparatur daerah.
  2. Menyelenggarakan kegiatan yang ditetapkan dalam kebijakan pemerintah yang berakibat pada bertambahnya beban APBD.

Hibah pemerintah daerah bisa diberikan kepada masyarakat melalui organisasi kemasyarakatan. Organisasi yang berniat mengajukan hibah harus memenuhi sejumlah persyaratan seperti yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan. Syarat-syarat tersebut antara lain adalah sebagai berikut.

  1. Mempunyai struktur organisasi kepengurusan yang jelas,
  2. Kedudukannya bearada dalam wilayah administrasi pemerintah daerah,
  3. Statusnya terdaftar di kantor kesatuan bangsa dan linmas minimal selama tiga tahun,
  4. Memiliki rekam jejak yang baik mengenai pengelolaan hibah sebelumnya jika ada.

Pengajuan Hibah

Bagi masyarakat atau organisasi kemasyarakatan yang ingin mengajukan hibah, surat permohonan hibah ditulis dan ditujukan kepada bupati. Surat tersebut harus meyakinkan keabsahannya, ditandai dengan cap dan tanda tangan ketua dan sekretaris atau yang sederajat. Di samping itu, ada beberapa dokumen pelengkap yang harus disertakan, antara lain sebagai berikut.

  1. Proposal permohonan hibah yang memuat latar belakang, tujuan, dan rincian rencana penggunaan dana atau barang atau jasa hibah, termasuk rencana kegiatan dan jadwal kegiatan.
  2. Salinan akta pendirian organisasi
  3. Salinan kartu identitas ketua dan sekretaris atau yang sederajat
  4. Nomor pokok wajib pajak ketua dan sekretaris atau yang sederajat
  5. Salinan nomor rekening aktif atas nama organisasi atau pengurus sah
  6. Surat pernyataan bersedia diaudit jika permohonan dikabulkan
  7. Surat pernyataan bertanggung jawab atas pengelolaan hibah
  8. Surat pernyataan tidak menerima hibah lainnya untuk keperluan yang sama

Demikian informasi mengenai dana hibah. Semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Desain Interior Kamar Tidur 4 x 4 untuk Pasangan Muda
Sebelumnya: Aneka Mainan Untuk Bayi 2 Bulan
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar