Berbagai Dasar Hukum Tentang Kedaulatan Negara

Apakah Anda sudah tahu apa saja dasar-dasar hukum tentang kedaulatan negara Republik Indonesia? Selamat bagi Anda yang mengetahuinya, namun jika belum tidak perlu bersedih karena artikel kali ini akan mengulas mengenai apa saja dasar-dasar hukum yang menjadi pijakan dalam menegakkan kedaulatan negara dan bangsa Indonesia.

Pengertian Kedaulatan

Loading...

Jean Bodin (1530-1596) adalah tokoh pertama yang mengemukakan istilah kedaulatan dalam buku karangannya yang berjudul “ Six Livres de Republique”. Dalam bukunya itu Bodin menamakan kekuasaan tertinggi sebagai “Soverainite”, berdasarkan hasil pengamatannya bahwa kekuasan berpusat pada seorang raja sehingga raja memiliki kekuasaan yang paling tinggi di wilayah kuasanya.

Namun jika dilihat dari asal katanya, kedaulatan berasal dari kata daulat dalam bahasa Arab yang berati kekuasaan atau pemerintahan. Sedangkan dalam bahasa Latin, kedaulatan disamakan dengan kata Supremus (tertinggi). Dari dua bahasa ini bisa ditarik kesimpulan bahwa kedaulatan atau kekuasan tertinggi yang ada pada suatu negara atau pemerintahan. Kedaulatan dimiliki oleh negara tersebut dan tidak terletak atau dipengaruhi oleh negara lain.

Jenis-Jenis Kedaulatan

Kedaulatan terbagi menjadi dua macam berdasarkan sifatnya, yaitu :

1.  Kedaulatan Keluar

Merupakan kedaulatan suatu negara saat melakukan hubungan kerjasama dengan negara lainnya dalam konteks internasional. Pada prinsipnya, hubungan kerjasama antar negara harus didasari adanya pengakuan persamaan derajat, sifat kerjasama yang saling menguntungkan, saling menjaga kehormatan dan kedaulatan masing-masing negara termasuk tidak turut campur dalam masalah yang dihadapi negara yang lain kecuali jika diminta bantuan.

Dasar hukum dalam melaksanakan kedaulatan keluar ini bisa ditemukan dalam pembukaan UUD 1945 yang berbunyi “ikut melaksanakan ketertiban dunia, berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial”, serta pada pasal UUD 1945.

2.  Kedaulatan Kedalam

Merupakan kedaulatan yang dimiliki oleh suatu negara untuk mengurus negara nya sendiri tanpa adanya intervensi yang tidak perlu dari negara lain. Kedaulatan negara bertujuan untuk melindungi negara dan memberikan rasa aman dan nyaman pada setiap warganya.

Dasar-dasar hukum tentang kedaulatan negara, dapat dilihat dari aliran kedaulatan. Dalam kedaulatan dikenal adanya dua aliran yaitu aliran teokrasi dan hukum alam. Aliran teori teokrasi meyakini bahwa sumber kedaulatan berasal dari Tuhan, sedangkan kebalikannya menurut teori hukum alam kedaulatan berasal dari rakyat namun diserahkan pelaksanannya kepada pemerintah atau penguasa. Berdasarkan hal ini, teori kedaulatan terbagi kembali menjadi beberapa jenis yaitu:

1.  Kedaulatan Tuhan

Kedaulatan ini meyakini bahwa kekuasaan datang dari Tuhan, sehingga penguasa dianggap sebagai representasi atau wakil Tuhan di muka bumi. Namun sayangnya, kedaulatan jenis ini menjadikan kekuasaan penguasa menjadi absolut dan seringkali melahirkan pemimpin yang otoriter.

2.  Kedaulatan Negara

Kedaulatan jenis inipun menghasilkan pemimpin yang otoriter, karena negaralah yang memegang kendali atas penerapan segala hukum yang berlaku di negara tersebut. semua warga haruslah taat terhadap setiap peraturan yang telah dibuat oleh negara.

3.  Kedaulatan Raja

Kedaulatan ini menggambarkan bahwa kekuasan tertinggi terletak pada raja dan para keturunannya yang kelak akan mewarisi tahta kerajaan.

4.  Kedaulatan Rakyat

Indonesia adalah negara yang menganut kedaulatan rakyat, yang artinya rakyatlah yang memegang kekuasan tertinggi dalam negara. Bentuk kedaulatan yang dimiliki rakyat tergambar pada adanya wakil-wakil rakyat yang duduk di parlemen dan merekapun bertanggungjawab terhadap rakyat.

Demikianlah dasar-dasar hukum tentang kedaulatan negara yang dianut oleh negara Indonesia, yakni kedaulatan rakyat. Semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan Anda tentang kedaulatan suatu negara.

Loading...
Selanjutnya : Datang Bulan di Saat Hamil Bukan Pertanda Menstruasi
Sebelumnya: Definisi Constitutive Emosi Pada Putusan Terhadap Hak Asuh Anak
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar