Data Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar Periode Juli-Agustus 2013


Data nilai tukar Rupiah terhadap Dolar yang terpantau di Jakarta Interbank Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) pada sesi sebelum penutupan libur lebaran Idul fitri 2013 terlihat berada di Rp 10.222 per USD, dengan pergerakan hariannya berkisar Rp.10.171 – Rp10.273 per USD. Disamping itu, Bloomberg merilis Rupiah di pasarkan dengan harga Rp10.200 per USD, dengan perkiraan perdagangan Rp10.153 – Rp10.255 per USD.

Berdasarkan data sementara di atas, pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) terus akan terjadi konsolidasi. Sampai saat ini, kurs Rupiah belum turun dari garis merah sejalan dengan sedikitnya sentimen positif di pasar.

Selain karena disebabkan menguatnya Dolar, melemahnya nilai tukar Rupiah pada sesi sebelum penutupan libur dipengaruhi oleh banyaknya permintaan akan Valuta asing (Valas) yang berasal dari nasabah korporasi ataupun retail, termasuk di dalamnya repatriasi dividen serta hasil investasi. Jika kita membandingkan pada posisi awal tahun 2013 (year to date) nilai tukar Rupiah mendapat depresiasi senilai 5,71 persen, yang jika dibandingkan dengan negara-negara sekawasan , nilai ini masih searah.

Pelemahan ini juga disebabkan tingginya hutang luar negeri pihak swasta yang akan mengalami jatuh tempo pada bulan Juni sampai dengan Desember 2013 yang nilainya masih sangat besar. Diperkirakan hutang yang akan dibayarkan berkisar USD 24 miliar. Jumlah tersebut adalah jumlah keseluruhan yang jatuh tempo pada tahun 2013 yang nilainya sebesar USD 32 miliar, dengan estimasi USD 29,9 miliar pokok hutang, dan sisanya bunga pinjaman.

Pada akhir Juni 2013 cadangan devisa RI senilai USD 98,1 miliar, sedangkan  pada neraca perdagangan mengalami defisit. Oleh sebab itu, adanya penambahan devisa yang berasal dari masuknya dana portofolio serta pinjaman luar negeri akan mendongkrak neraca perdagangan.

Selain keterangan di atas, apresiasi di atas juga bersamaan dengan melemahnya nilai tukar Yuan karena disebabkan  adanya ekspektasi sedikit melemahnya ekonomi China. Penggiat pasar modal  juga tampaknya menunggu menjelang diadakannya The Fed yang berlangsung pada 30-31 Juli 2013 yang isinya pembahasan stimulus moneter ekonomi AS selanjutnya.

Demikian infromasi data nilai tukar Rupiah terhadap Dolar amerika serikat (USD) pada periode Juli 2013. Semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Jenis Data Laporan Keuangan Perusahaan
Sebelumnya: Hal Penting dalam Dasar-dasar Belajar Fotografi yang Harus Dikuasai
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar