Definisi Bimbingan dan Konseling


Bimbingan didapatkan dari kata “panduan”, yang berarti mengarahkan, membantu, mengarahkan, dan lain-lain. Bimbingan bisa dijelaskan sebagai sebuah proses dimana seorang pemandu atau orang terlatih memberikan arahan, informasi, bantuan, dan sebagainya pada seseorang mengenai bagaimana melakukan sesuatu dalam rangka untuk memahami diri sendiri dan hal-hal yang berada di sekitarnya dengan lebih baik. Hal-hal ini termasuk mengatahui diri, kekuatan dan kelemahannya, kemampuannya, emosinya, dan lain-lain.

Disisi lain, konseling bisa dijelaskan sebagai sebuah proses ketika seorang konselor dan konsele (klien) bertemu secara pribadi secara tatap muka atau interaksi orang per orang dengan cara yang lebih rahasia. Dalam interaksi ini, seorang konselor, yang memiliki lebih banyak pengalaman dan terlatih, mendengarkan masalah dari klien, orang yang memiliki masalah, dan konselor memberikan nasihat mengenai masalah sehingga klien dapat membuat atau memilih keputusan. Keputusan atau pilihan yang akan dibuat oleh klien setelah berinteraksi dengan konselor akan menjadi yang terbaik atau yang bijaksana untuk klien.

Bimbingan dan konseling memiliki beberapa keuntungan. Bimbingan dan konseling membantu siswa untuk memahami dunianya sendiri, membantu memasuki duninya, dan terakhir membantu siswa untuk membuat keputusan di masa depan dan juga untuk mengidentifikasi kemampuan dan mengembangkannya.

Terdapat perbedaan antara bimbingan dan konseling, yaitu, bimbingan kurang pribadi, kurang rahasia dan lebih terbuka tetapi lebih umum sementara konseling lebih pribadi dan lebih rahasia. Juga, bimbingan sebagian besar diprakarasi oleh konselor sementara konseling sebagian besar diprakarasi oleh klien. Terakhir, aktivitas bimbingan lebih terencana sementara aktivitas konseling kurang direncanakan dan terbuka.

Kebutuhan Konseling

Terdapat kebutuhan mendesak untuk mengenalkan dan memperkuat layanan konseling di sekolah dan perguruan tinggi untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan administrasi siswa dan sistem pendidikan itu sendiri.

  1. Untuk membantu dalam pengembangan siswa;
  2. untuk membantu memilih program yang tepat
  3. Untuk membantu pilihan tepat
  4. Untuk membantu siswa dalam pengembangan vokasional
  5. Untuk mengembangkan kesiapan untuk pilihan dan perubahan dalam uenghadapi tantangan baru.
  6. Untuk meminimalkan ketidakcocokan antara pendidikan dan pekerjaan uan membantu dalam penggunaan efisiensi tenaga kerja
  7. Untuk memotivasi kaum muda untuk wirausaha

Hal-hal tersebut merupakan sedikit bantuan yang bisa diberikan dengan adanya konseling. Seiring dengan perkembangan definisi bimbingan dan konseling terus mengalami perubahan dengan banyaknya fenomena yang terus bertambah.

Selanjutnya : Mempelajari Segala Hal tentang Sumatera Barat
Sebelumnya: Sejarah Lup : Penemu dan Cara Menggunakannya
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar