Definisi Puisi Baru


Definisi puisi baru adalah jenis puisi yang tidak lagi menggunakan aturan dan ketentuan pada puisi-puisi klasik atau puisi lama. Hal ini merupakan salah satu bukti bahwa dunia sastra di Indonesia telah berkembang dengan munculnya jenis puisi tersebut.

Tidak jauh berbeda dengan puisi lama, puisi baru juga merupakan ungkapan puitis yang digunakan untuk merepresentasikan pikiran dan perasaan penyair yang dilakukan dengan teknik-teknik tertentu. Ungkapan-ungkapan tersebutlah yang nantinya akan menjadi struktur dalam sebuah puisi.

Perbedaan yang signifikan antara puisi baru dengan puisi lama adalah dalam hal menggunakan diksi yang bernuansa kekinian. Puisi kontemporer atau puisi modern biasanya memiliki diksi khas modernisme yang belum digunakan pada puisi lama.

Selain itu, kaidah-kaidah yang digunakan dalam membuat puisi baru pun berbeda dengan kaidah yang digunakan dalam membuat puisi lama.

Dalam puisi lama, jumlah baris, kalimat, bahkan suku kata menjadi suatu ketentuan yang wajib dipenuhi dalam kriteria puisi. Sementara itu, hal-hal tersebut sudah tidak berlaku lagi dalam pembuatan puisi baru.

Puisi baru lebih mementingkan kualitas isi dibandingkan dengan kualitas struktur fisik sehingga bentuk puisi baru pun bermacam-macam, bergantung pada genre perpuisian yang diambil oleh penyairnya.

Diksi yang digunakan dalam puisi baru biasanya lebih mewakili zaman modern dengan memasukkan unsur-unsur teknologi, atau bahkan hal-hal yang belum dimengerti sepenuhnya oleh masyarakat pembaca. Citraan yang dipilih penyair dalam puisi baru pun sangat berbeda dengan citraan yang digambarkan dalam puisi lama.

Kata kiasan yang digunakan dalam puisi baru biasanya lebih lugas dan tidak bertele-tele dibandingkan dengan puisi lama. Hal ini disebabkan oleh zaman yang semakin maju sehingga orang pun bergerak lebih cepat, termasuk dalam mengungkapkan pikiran dan perasaannya.

Struktur fisik yang terlihat berbeda antara jenis kedua puisi tersebut adalah dari tipografinya. Jika pada zaman dulu orang membuat puisi dengan baris yang telah ditentukan, sekarang ini penyair berhak membuat puisi dalam bentuk apa pun sesuai dengan ide yang ada di dalam kepalanya.

Hal-hal tersebut memperlihatkan adanya perbedaan zaman yang juga berpengaruh terhadap pembuatan jenis puisi. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa definisi puisi baru yang ada pada saat ini belum tentu sama dengan puisi baru yang akan muncul di masa mendatang karena perubahan zaman pun akan mengubah segalanya.

Selanjutnya : Jilbab : Baju Remaja Yang Lagi Ngetrend Yang Tidak Terbuka
Sebelumnya: Soekarno : Pemegang Kekuasaan Demokrasi Terpimpin
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar