Drama Pendek yang Bertema Konflik dan Unsur-usurnya

Drama pendek yang bertema konflik tak ada ubahnya dengan karya sastra drama lain. Cerita drama bisa diambil dari kehidupan sehari-hari. Hanya saja, dalam cerita tersebut mendapat sebuah penekanan yang berbeda.

Sehingga, pemirsa yang menyaksikan pementasan drama bisa menarik makna yang dikandung dalam drama itu. Dalam karya sastra drama, ada beberapa unsur yang harus dipenuhi. Antara lain:

Loading...

1. Tokoh, adalah pemeran atau pelaku dalam drama yang akan ditampilkan. Terkait dengan konflik secara otomatis harus ada satu tokoh atau lebih yang memainkan peran antagonis. Antagonis adalah kebalikan dari protagonis yang biasanya miliki karakter jahat, licik, ambisius, atau bisa pula sombong.

2. Latar, adalah suasana, lokasi, tempat, waktu, ketika drama itu dimainkan. Terkait dengan drama pendek, maka, unsur latar harus disesuaikan. Misalkan untuk tempat, karena drama ini sangat pendek, maka tidak membutuhkan banyak lokasi dalam cerita. Bisa tiga atau empat lokasi saja.

Terkait suasana, karena ini konflik maka suasana marah dan ketegangan harus mendominasi. Sedangkan waktu bisa menyesuaikan lokasi. Bisa malam, siang, atau pagi hari.

3. Tema, adalah topik atau gagasan yang diangkat dalam pementasan sebuah drama. Terkait dengan tema konflik, maka temanya sudah jelas. Hanya tinggal mengerucutkan ke tema yang lebih spesifik. Misalkan konflik percintaan, konflik keluarga, konflik perusahaan, dan lain sebagainya.

4. Alur, adalah jalan cerita sebuah drama tatkala berjalan. Alur miliki tahapan yang kronologis atau berurutan. Mulai eksposisi atau pengenalan tokoh, kemudian alur pertikaian, saat konflik ini mulai muncul, lalu klimaks, peleraian, dan yang terakhir adalah penyelesaian.

5. Unsur terakhir adalah amanat. Adalah apa yang ingin disampaikan setelah ‘perdebatan’ dalam drama konflik ini selesai. Selain membawa gagasan dan tema, drama seyogianya juga miliki pesan sosial yang ingin disampaikan pada pemirsa.

Terkait dengan alur, alur drama pendek bisa lalui tiga tahapan yang bisa dipilih. Yakni alur maju, alur mundur, dan alur campuran. Namun, tetap saja alur harus disampaikan secara kronologis meski alur terpilih adalah mundur, campuran, atau bahkan maju mundur.

Demikian sekelumit penjelasan drama pendek yang bertema konflik dan unsur-unsurnya.

Loading...
Selanjutnya : Cara Balikan Sama Mantan sudah Lama Hilang yang Sulit Terlupakan
Sebelumnya: Antusiasme Masyarakat dalam Industri Penerbangan Indonesia
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar