Mengenal Dunia Cerpen


Cerpen atau cerita pendek merupakan sebuah karya sastra fiksi yang mungkin paling digemari di seluruh dunia. Ada yang mengatakan bahwa cerpen adalah penggalan dari sebuah novel, padahal tidak demikian. Meski sama-sama berada di lahan fiksi, namun terdapat perbedaan yang sangat nyata antara dunia novel dengan dunia cerpen.

Novel adalah cerita gubahan tak nyata ataupun nyata biasanya berkisar lebih dari 100 halaman sehingga dikemas dalam bentuk buku. Sedangkan cerpen adalah sebuah cerita yang berkisar antara 500 hingga 5.000 kata, atau setidaknya hanya berkisar sepanjang dua hingga lima halaman kertas folio. Tidak seperti novel yang dapat dinikmati dengan membeli di toko buku, cerpen biasanya di terbitkan di media massa, seperti majalah dan Koran . Untuk itu jika ingin membaca sebuah cerpen, maka harus membeli Koran atau majalah bersangkutan.

Lebih Jauh tentang Cerpen

Pembuat atau pengarang cerpen disebut cerpenis. Seorang cerpenis mampu menelurkan sebuah cerita pendek yang menyentuh pembacanya. Meski cerpen dibatasi oleh jumlah kata yang singkat, namun disitulah letak kejeniusan seorang cerpenis. Bagaimana dalam keterbatasan tersebut ia mampu membuahkan karya yang fenomenal, bagus, dan memberi inspirasi bagi pembaca cerpennya.

Dalam sebuah cerpen, sastra memang memegang peranan penting, tidak hanya sekedar tulisan dengan tokoh dan alur cerita, namun juga penggunaan kalimat, diksi, serta pesan yang terkandung dalam cerpen itu. Tak salah pula jika ada yang mengatakan bahwa cerpen yang bagus adalah cerpen yang memberi sesuatu pada pembacanya, semacam pemahaman baru atau juga inspirasi. Jadi tanggung jawab seorang cerpenis itu lebih luas dari sekedar memberi hiburan melalui tulisan.

Tak perlu mungkir bahwa cerpen dapat menjadi lahan untuk menghasilkan uang. Setiap karya seseorang diterbitkan oleh sebuah media massa tertentu maka orang tersebut mendapat bayaran atas karyanya. Seorang cerpenis professional mampu menerbitkan tiga hingga lima cerpen dalam beberapa media massa di dalam satu bulan, atau bahkan lebih jika orang tersebut benar-benar produktif.

Selain itu cerpenis juga dapat menerbitkan karya-karyanya ke dalam sebuah buku. Buku kumpulan cerpen atau antologi cerpen juga sangat digemari dan salah satu produk yang laris manis di toko buku. Dari penjualan antologinya tersebut cerpenis akan menerima royalti dari penerbit sesuai dengan kesepakatan antara penerbit dengan penulisnya.
Demikian sedikit penelusuran mengenai dunia cerpen, semoga bermanfaat dan memberi inspirasi.

Selanjutnya : Konsep Pendidikan Hasan Al Banna
Sebelumnya: Manfaat Madu Untuk Kecantikan
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar