Efek Vertigo


Vertigo merupakan salah satu gangguan keseimbangan yang terjadi di bagian dalam telinga. Efek vertigo yang dirasakan oleh penderita berupa sakit kepala atau pusing karena sekeliling penderita yang seolah-olah berputar-putar. Bahkan saat berbaring maupun berdiri, keadaan sekeliling yang berputar-putar terus dirasakan oleh penderita. Lebih jauh lagi, keadaan ini menyebabkan penderita vertigo merasakan mual, muntah, telinga yang berdengung dan gerakan bola mata yang berputar.

Karena itu ketika gangguan vertigo ini muncul, penderita akan merasa sangat terganggu hingga tak bisa beraktivitas. Serangan gangguan vertigo ini bisa terjadi selama beberapa hari, beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan. Gangguan vertigo ini bisa dialami siapa saja tetapi biasanya kaum wanita lebih banyak menderita gangguan ini. Umumnya gangguan vertigo terjadi pada usia di atas 50 tahun. Sedangkan gangguan vertigo di bawah usia 35 tahun biasanya dipicu oleh terjadinya trauma di kepala.

Pengobatan terhadap vertigo tidak bisa hanya dengan meminum obat sakit kepala saja. Obat-obatan sebagai pertolongan awal biasanya digunakan untuk mengurangi efek mual atau muntah. Sedangkan untuk melakukan pengobatan yang lebih tepat, perlu dilakukan pemeriksaan agar diketahui penyebab terjadinya vertigo. Bila penyebabnya sudah ditemukan, barulah pengobatan yang sesuai bisa ditentukan, misalnya saja berupa pemberian obat antivertigo, terapi fisik atau bahkan tindakan pembedahan.

Penyebab gangguan vertigo ini cukup beragam antara lain migrain yang disebabkan cacat metabolik yang diturunkan, tumor yang tumbuh pada organ-organ tubuh yang mempengaruhi keseimbangan, serangan virus, bakteri dan lain sebagainya. Karena itu sebaiknya penderita vertigo segera memeriksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Selain dengan menggunakan obat-obatan, penderita vertigo bisa pula melakukan terapi untuk mengurangi gangguan ini. Terapi ini berupa gerakan-gerakan senam tertentu dengan menggerakkan kepala, bagian punggung serta leher. Penderita vertigo juga disarankan untuk rajin berolahraga dan melakukan olah pernafasan. Olah pernafasan bisa dilakukan di pagi hari ketika udara masih segar dan bersih. Caranya, tariklah nafas dalam-dalam lalu hembuskan perlahan-lahan. Gerakan ini akan memasok oksigen yang lebih banyak ke dalam paru-paru dan menimbulkan perasaan tenang. Munculnya serangan dan efek vertigo juga bisa dikurangi dengan menjaga pikiran agar tidak stress.

Selanjutnya : Makanan yang Aman untuk Ginjal
Sebelumnya: Menyikapi Aliran Sesat di Islam
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar