Ekspor Impor Indonesia-Amerika


Seperti telah kita ketahui sebelumnya, produk ekspor impor dapat dikategorikan menjadi barang migas dan barang non migas. Barang yang masuk dalam kategori migas atau minyak bumi dan gas adalah hasil tambang yang berupa minyak bumi dan gas. Sedangkan kategori non migas adalah barang yang bukan merupakan hasil tambang, contohnya adalah hasil perikanan, hasil perkebunan, hasil pertanian, hasil peternakan dan hasil tambang lain yang bukan migas, misalnya emas, perak, nikel dan timah. Berikut ini adalah barang-barang ekspor impor Indonesia-Amerika.

Ekspor Indonesia ke Amerika

Produk yang diekspor oleh Indonesia ke Amerika mencakup hasil hutan, hasil industri, hasil perikanan, hasil pertanian, hasil pertambangan, dan juga layanan atau jasa.

  1. Hasil hutan berupa kayu dan rotan. Namun demikian ekspor yang dilakukan tidak boleh berbentuk barang komoditas atau bahan mentah yang belum diolah seperti kayu gelondongan. Dengan demikian hasil hutan yang diekspor harus sudah berbentuk barang setengah jadi atau barang jadi, contohya mebel atau perabotan dari kayu, seperti lemari jati, kursi jati, dan lain-lain.
  2. Hasil industri berupa pakaian jadi, pupuk, semen dan tekstil.
  3. Hasil perikanan lebih banyak berasal dari hasil tangkapan laut namun ada juga yang merupakan hasil peternakan kolam air tawar, contohnya adalah bandeng, cakalang, ikan tuna dan udang.
  4. Hasil pertambangan berupa aluminium, batu bara, emas, tembaga, dan timah.
  5. Hasil pertanian berupa cengkeh, cokelat, lada, karet, kelapa sawit, kina, kopi, lada, dan tembakau.
  6. Layanan atau jasa, seperti telah kita ketahui banyak Tenaga Kerja Indonesia mencari peruntungan menjual jasanya di luar negeri termasuk di Amerika.

Impor Indonesia dari Amerika

Selain menjual barang dan jasa ke Amerika, Indonesia juga membeli barang-barang dari Amerika yang disebut juga sebagai impor. Impor barang-barang tersebut mencakup bahan baku, bahan pendukung, barang modal dan barang-barang konsumsi.

  • Bahan baku dan bahan pendukung adalah barang yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan industri, misalnya kedelai untuk industri tempe dan tahu, suku cadang untuk industri otomotif, dan juga bahan-bahan lain yang mencakup bahan kimia, kertas, obat-obatan dan masih banyak lagi.
  • Barang konsumsi adalah barang siap pakai, baik untuk penggunaan sehari-hari atau waktu tertentu, contohnya makanan, minuman, beras, susu, daging, keju, mentega.

Demikianlah beberapa contoh barang ekspor impor Indonesia-Amerika.

Selanjutnya : Harga Aksesories Baju Bodo
Sebelumnya: Puisi Kahlil Gibran yang Mengandung Unsur Sosiologis
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar