Penerapan Etika Sebagai Ilmu Pengetahuan

Yang dimaksud dengan etika yaitu ilmu yang mempelajari tentang baik buruk, kewajiban serta hak moral dan hal-hal lain yang berhubungan dengan perilaku yang dinilai benar atau salah oleh masyarakat. Selain itu etika juga bisa dibagi menjadi tiga macam definisi. Yang pertama adalah etika sebagai ilmu pengetahuan sebagaimana yang sudah dijelaskan.

Sedangkan yang kedua adalah etika sebagai salah satu cabang dari filsafat namun hanya khusus membicarakan hal yang berkaitan tentang baik atau buruk tingkah laku manusia. Kemudian yang ketiga juga dilihat sebagai pengetahuan namun punya sifat yang evaluatif dan normatif.

Jadi dalam masalah ini hanya memberi nilai terhadap perilaku, sehingga tidak harus menunjukan suatu bukti namun cukup informasi saja dan memberi saran serta merefleksikannya. Jadi definisi yang ketiga ini lebih menonjolkan sifat reflektif, informatif dan direktif.

Etiket sendiri sebenarnya berasal dari bahasa Perancis yaitu etiquette. Pada zaman dulu kata ini sering dipakai dalam undangan bila raja atau kaum bangsawan ingin mengadakan pesta maupun pertemuan khusus untuk golongan mereka sendiri.

Dalam acara tersebut sebelumnya sudah ditentukan berbagai macam aturan dan tata krama yang harus dipenuhi dan dipatuhi oleh penerima undangan dan peserta pertemuan atau pesta tersebut. Misalnya dalam hal busana yang dikenakan, bersalaman, tata krama dalam berbicara, dan sikap lain yang berhubungan dengan sopan santun serta pergaulan resmi.

Jadi yang dimaksud dengan etika disini tidak hanya berupa pengetahuan saja, namun yang lebih utama adalah penerapan atau prakteknya. Sebab dari etika inilah seseorang akan mendapat suatu penilaian dari orang lain apakah dia dapat dipandang sebagai pribadi yang bertingkah laku baik atau sebaliknya.
Karena berkaitan dengan orang lain dan masyarakat, maka etika tidak akan berlaku jika orang itu hidup dan tinggal sendiri di suatu tempat seperti pulau terpencil atau tengah hutan. Namun perlu diketahui, pada jaman purba sebenarnya etika ini telah diterapkan meskipun masih dalam bentuk yang sederhana, tidak serumit jaman sekarang.

Dari sinilah bisa ditarik kesimpulan ketika mempelajari etika sebagai ilmu pengetahuan tidak hanya perlu mendalami teorinya saja, namun melupakan prakteknya. Padahal penerapan secara langsung ilmu etika ini justru lebih penting dan harus dinomorsatukan dalam kehidupan sehari-hari.

Selanjutnya : Prospek Kerja Prodi Teknik Kimia UPN
Sebelumnya: Bahaya dan Manfaat Eschercia Colli
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

//adsnya disini