Faidah dan Khasiat Istigfar adalah Solusi 1001 Masalah

Faidah dan khasiat istigfar adalah penuntun bagi manusia yang tenggelam dalam dosa-dosa dan maksiat untuk kembali kepada Allah SWT dan memohon maaf-Nya atas segala nafsu keinginan yang mengalahkannya serta setan yang menjerumuskannya. Manfaat istighfar bagi manusia sangat penting karena manusia seringkali ingkar di hadapan manusia lain yang tidak mengetahui isi hatinya, namun ia tidak bisa ingkar di hadapan Allah. Fungsi dan makna istighfar adalah sebagai pengingat bahwa tiada tempat pelarian bagi manusia dari segala yang dikerjakannya karena Allah Maha Mengetahui.

Tuntunan untuk bertobat dan istighfar tercantum dalam Surat An-Nuh Ayat 10 -12 yaitu:

image001

Dalam surat As-Syuro Ayat 30, dijelaskan bahwa faidah dan khasiat istigfar adalah sarana untuk merenungkan dan menyadari bahwa musibah yang menimpa disebabkan oleh dosa-dosa manusia itu sendiri, seperti tercantum dalam Firman Allah:

image003

Rasulullah SAW menyatakan bahwa manfaat dan keutamaan istighfar adalah Allah akan memberikan kepada hambanya-Nya kegembiraan dari setiap kesedihannya dan kelapangan atas setiap kesempitannya serta rezeki dari arah yang tiada disangka-sangka. Doa untuk istighfar dan faedahnya adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah karena siapa lagi selain Allah yang dapat kita mohon untuk melepaskan derita dan memperhatikan urusan kita. Karena siapapun di sekeliling kita bila bahaya, musibah, atau penyakit menimpa maka mereka tetap membutuhkan bantuan Allah SWT.

Istighfar haruslah bukan sekedar ucapan atau lisan semata berupa permintaan maaf dan ungkapan taubat namun yang terpenting adalah tidak mengulang dosa yang telah lalu. Selagi hayat masih dikandung badan, marilah kita senantiasa melafalkan dan membasahi lidah kita dengan istighfar minimal 100x sehari.

Bahkan Nabi Muhammad SAW, junjungan kita yang telah dijamin Allah akan masuk surga, tak pernah melewatkan istighfar dalam setiap harinya. Dengan demikian, faidah dan khasiat istigfar adalah penting bagi setiap kaum mukmin untuk terhindar dari siksa api neraka serta agar memperoleh keselamatan baik di dunia maupun di akherat. Tentunya dengan melaksanakan sega perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya juga yang telah disebutkan dan dijelaskan di dalam ayat suci Al-Qur’an. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan semakin mendekatkan diri kita secara pribadi kepada Sang Pencipta kita Allah SWT. Karena tiada zat yang paling sempurna dan kekal, kecuali Allah SWT.

Loading...
Selanjutnya : Berbagai Penyakit pada Kucing dan Pencegahannya
Sebelumnya: Apa yang Dimaksud Pengangguran Musiman
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar