Faktor-faktor Penghambat dalam Komunikasi Efektif


Faktor-faktor penghambat dalam komunikasi yang efektif akan menghasilkan komunikasi tidak dapat berjalan dengan baik. Yang dimaksud dengan komunikasi yang efektif adalah suatu bentuk komunikasi yang dilakukan dengan tujuan untuk menyampaikan pesan tertentu, dan pesan tersebut dapat sampai kepada orang yang dituju.

Hasil dari melakukan komunikasi yang efektif adalah adanya suatu perubahan sikap, mampu memahami pesan yang disampaikan, hubungan yang terjalin semakin baik, dan timbul tindakan yang diharapkan. Beberapa faktor yang dapat menghambat komunikasi adalah hambatan sosio antro psikologis, hambatan semantis, hambatan mekanis, dan hambatan ekologis.

Hambatan sosio antro psikologis berupa hambatan yang terjadi dalam hubungannya dengan situasi. Seseorang yang akan menyampaikan suatu pesan harus memperhatikan situasi dan kondisi di saat berlangsungnya komunikasi agar komunikasi dapat berjalan dengan baik. Misalnya kondisi kesehatan dari orang yang menjadi tujuan penyampaian pesan.

Hambatan semantis merupakan suatu bentuk hambatan yang diakibatkan oleh penyampaian pesan menggunakan bahasa yang kurang dimengerti atau tidak dipahami oleh seseorang yang menjadi tujuan penyampaian pesan. Hal ini dapat mengakibatkan salah pengertian, dan akhirnya akan membuat komunikasi tidak berjalan seperti yang diharapkan.

Hambatan mekanis merupakan salah satu dari faktor-faktor penghambat dalam komunikasi. Yang dimaksud dengan hambatan mekanis adalah suatu hambatan yang diakibatkan oleh adanya gangguan dari media yang digunakan untuk melakukan komunikasi. Sehingga akan membuat komunikasi tidak dapat berjalan dengan baik. Media tersebut dapat berupa telepon, radio, atau televisi.

Hambatan ekologis merupakan suatu faktor hambatan yang diakibatkan dari lingkungan di sekitar tempat berada di saat komunikasi sedang berlangsung. Untuk mengantisipasi gangguan ekologis ini, maka sebelum menyampaikan pesan dapat mempelajari lingkungan tempat terjadinya komunikasi terlebih dahulu.

Rusaknya komunikasi juga dapat diakibatkan oleh adanya kepentingan atau interest, motivasi, dan prasangka. Yang dimaksud dengan kepentingan yaitu komunikasi yang diperhatikan mempunyai kaitan dengan kepentingan dirinya, sehingga komunikasi dapat efektif apabila ada rangsangan pada kepentingan pribadi. Komunikasi yang dapat diterima berupa komunikasi atau pesan yang dapat memotivasi penerima pesan. Prasangka yang negatif dapat membuat komunikasi tidak dapat berjalan dengan baik.

Komunikasi yang efektif dapat berjalan apabila antara penyampai pesan dan penerima pesan dapat menguasai teknik berkomunikasi, mempunyai sikap empati, sikap yang terbuka, menyampaikan secara fleksibel, pesan yang disampaikan ringkas dan lugas, konsisten, menjadi pendengar dan pembicara yang baik, serta menghilangkan pembatas formal dan kultural. Dengan melakukan teknik-teknik tersebut diharapkan faktor-faktor penghambat dalam komunikasi dapat dihilangkan.

Selanjutnya : Belajar dari Riwayat Hidup Qorun
Sebelumnya: Serba-serbi Anneahira.com Artis Melayu
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar