Geliat Fenomena-fenomena Remaja


Fenomena-fenomena remaja seakan tidak ada pernah habisnya untuk dibahas. Remaja yang merupakan individu yang sedang mencari jati diri ini dianggap sebagai pribadi yang labil dan mudah terpengaruh. Remaja dikenal dengan pribadi yang lebih mengedepankan emosinya daripada rasionya. Oleh karena itu mengapa remaja mudah tersulut emosi dibandingkan orang dewasa.

Kehidupan Remaja Masa Kini

Perkembangan zaman membuat perubahan dalam kehidupan kita, termasuk pada remaja. Masuknya pengaruh budaya luar secara otomatis memberikan suntikan budaya luar kepada remaja kita. Remaja yang mudah sekali terpengaruh ini seakan tidak punya pilihan selain mengikuti pengaruh yang menerpanya.

Bila dibandingkan dengan kondisi dahulu, perbedaannya sangatlah kentara. Saat ini remaja sudah berani untuk mengemukakan pendapatnya bahkan cenderung memberontak, berbeda dengan remaja dahulu yang masih memegang tradisi dalam masyarakat sebagai pribadi yang penurut.

Perkembangan teknologi juga ikut memberikan sumbangsihnya dalam perubahan nilai dalam diri remaja. Dengan teknologi remaja menjadi pribadi yang individualis dan mengabaikan fungsi sosialnya dalam masyarakat. Mereka lebih asyik menggunakan media sosial daripada melestarikan tradisi silaturahmi. Berkomunikasi tidak lagi tatap muka melainkan melalui media, yang membuat remaja tidak peka dengan lingkungan sekitarnya.

Remaja dan Pergaulan

Dalam pergaulan remaja masa kini lebih berani bila dibandingkan dengan remaja dahulu. Banyaknya pengaruh budaya asing yang diserap melalui berbagai media massa, membuat remaja menjadi melek budaya dan mengabaikan nilai dan norma budaya asli.

Hubungan dengan orang yang lebih tua seolah-olah tidak memiliki jarak. Penggunaan bahasa yang tidak lazim dalam komunikasi sehari-hari, membuat komunikasi remaja saat ini yang kurang mengedepankan nilai kesopanan. Kehidupan yang semakin modern membuat mereka lupa dengan nilai dan norma yang dianut masyarakat.

Saat ini banyak kita temui remaja yang terjebak dalam pergaulan bebas. Bahkan pergaulan bebas sudah terang-terangan mereka lakukan. Hal ini sebenarnya juga tidak lepas dari peran media massa sebagai alat yang menyediakan semua informasi tanpa batas. Batas pergaulan yang diterapkan budaya kita sudah dilanggar dengan ikut-ikutan apa yang dilakukan oleh publik figur.

Kehidupan yang hedonis dan konsumtif juga sudah mulai ditunjukkan oleh remaja kita saat ini. Keinginan untuk menjadi terkenal dengan cara instan banyak dikejar oleh remaja, dan ironisnya media seolah memberikan dan membukakan jalannya. Bila hal ini dibiarkan terus-menerus bukan tidak mungkin akan melahirkan remaja yang individualis dan apatis.

Fenomena-fenomena remaja tersebut seakan menjadi pemandangan yang biasa saat ini bagi kita. Sungguh pemandangan yang tidak bisa kita biarkan karena akan menghambat proses penanaman karakter yang baik sesuai dengan nilai dan norma sosial masyarakat.

Selanjutnya : Berapa Harga Kelinci Australia?
Sebelumnya: Majalah Nyata, Bacaan Khusus Wanita
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar