Filosofi Embun di Rumput pada Pagi Hari


Filosofi embun di rumput. Arti embun menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), embun adalah titik-titik air yang jatuh dari udara pada malam hari, uap yang menjadi titik-titik air, atau endapan tetes air yang terdapat pada benda dekat atau dipermukaan tanah yang terbentuk akibat pengembunan uap air dari udara sekitarnya.

Filosofi Embun

Apakah Anda pernah melihat embun di rumput pada pagi hari? Pasti pernah melihatnya. Apa yang ada dipikiran Anda, tentang embun itu? Apakah hanya kata ‘embun’ saja? Tanpa berpikir yang lainnya? Adakah diantara Anda yang begitu senang ketika melihat embun pada pagi hari di rerumputan? Penulis yakin kalaupun ada, bisa dibilang dengan jari.

Ternyata rumput dan embun embun yang sering kita lihat, bahkan sangat sering kita sakiti, terutama rumput liar, sering kali kita menginjak-nginjaknya, membilasnya dengan ban motor atau mobil, namun sang rumput tidak lantas sakit hati dan mati begitu saja. Keesokan harinya si rumput tetap ada walaupun tubuhnya sudah rusak kita injak.

Bahkan tidak harus menunggu lama untuk bisa melihatnya lagi berdiri tegak. Apalagi jika kita menengoknya pada pagi hari, si rumput akan terlihat begitu gagah berdiri tegak dan segar dengan butiran kecil embun memenuhi tubuhnya, membuat yang melihatnya pun ikut terbawa segar.

Dan mungkin siraman embun itu yang setiap pagi mendatangi , menghampiri , dan menghujaninya yang membuat ia terus bertahan hidup dengan berbagai rintangan yang ada menghampiri dirinya. Rumput selalu yakin bahwa esok hari masih ada embun yang akan membasahinya, memberinya kekuatan untuk terus melanjutkan hidup.

Tak heran jika ada yang mengatakan “jadilah seperti rumput” artinya sebanyak dan seberat apapun cobaan yang menerka, berusaha untuk tetap bisa berdiri tegak  melanjutkan hidup. Dan harus bisa seperti embun, yang dapat menyejukan siapa saja yang dihampiri dan melihatnya, lebih dalamnya lagi jadilah orang yang dapat bermamfaat. Yang bisa membantu satu sam lainnya.

Filosofi embun di rumput memberi banyak pelajaran kepada kita sebagai manusia yang lebih sempurna dibanding makhluknya  yaitu dengan bisa berpikir. Dan smeoga kita semua bisa menjadi rumput dan embun dipagi hari.

Selanjutnya : Mengenal Perguruan Tinggi Swasta Jurusan PGSD
Sebelumnya: Film Indonesia dari Masa ke Masa
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar