Format Pembuatan Makalah


Format pembuatan makalah tidak jauh berbeda dengan penulisan laporan ilmiah lainnya. Meskipun tetap ada beberapa hal yang membedakannya. Sebelum membahas lebih detail tentang format penulisan makalah, kita akan mempelajari pengertian makalah. 

Pengertian Makalah

Makalah adalah salah satu bentuk penulisan karya ilmiah yang sifatnya bisa dipublikasikan dan tidak. Materi yang tercantum dalam makalah bisa berupa hasil riset maupun studi pustaka dari riset-riset yang pernah dilakukan sebelumnya.

Untuk menulis sebuah makalah, ada beberapa langkah yang harus dilakukan, yakni menentukan topik yang akan ditulis, menentukan tujuan penulisan serta membuat outline atau rancangan penulisan.

Format Makalah

Makalah yang baik adalah yang ringkas isinya, tidak bertele-tele, padat, dan tentu saja jelas dengan didukung data yang akurat dengan penyajian yang konstruktif. Untuk menyajikan makalah secara konstruktif, terdapat format yang harus dipenuhi urutannya, yakni:

1. Kata Pengantar

Kata pengantar berisi tentang uraian singkat dari isi makalah, hal-hal yang menjadi latar belakang ditulisnya makalah, ucapan terima kasih, dan sebagainya.

2. Daftar Isi

Pada bagian ini disampaikan pokok-pokok yang ditulis dalam sebuah makalah.

3. Pendahuluan

Sering kali seorang reviewer akan menilai kualitas sebuah makalah dari bab pendahuluannya. Dari pendahuluannya ini bisa diraba tema yang dibahas oleh penulis.

Karena di bab ini memang dijabarkan latar belakang diangkat sebuah tema yang ditulis dalam makalah tersebut beserta data-data pendukung yang memperkuat argumen tersebut.

4. Landasan Teori

Dalam tataran akademis, pengajuan sebuah argumen tidak bisa disampaikan dengan sembarangan yang didasarkan pada penilaian subjektif penulis semata. Pengajuan argumen harus disertai dengan teori-teori yang berhubungan sehingga jalannya diskusi tetap terarah. Di landasan teori ini disampaikan berbagai teori yang sudah ditulis oleh para ahli yang memperkuat tema pembahasan.

5. Pembahasan

Setelah landasan teori selesai, baru di bab pembahasan, penulis bisa mencampur (blending) antara pendapat pribadinya dan teori yang sudah disampaikan di bab sebelumnya terkait tanggapan atas sebuah permasalahan.

6. Simpulan

Setelah tema besar dibahas dengan pendekatan teori tertentu dengan penjabaran yang cukup panjang, selanjutnya penulis harus menyampaikan simpulannya.

7. Daftar Pustaka

Berisi beberapa sumber pustaka yang dijadikan rujukan baik berasal dari buku atau jurnal ilmiah.

Demikian sekilas tentang format pembuatan makalah. Semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Isu Politik di Indonesia
Sebelumnya: Tonggak Awal Sebab Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Bangsa
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar