Freemason Ahmad Dhani: Fakta atau Isapan Jempol Belaka?

Perlu digarisbawahi bahwa artikel ini ditulis bukan untuk memprovokasi isu yang tengah beredar atau menjatuhkan citra seorang Ahmad Dhani. Melainkan murni untuk menyajikan informasi singkat seputar Ahmad Dhani dan media pembelajaran bagi kita semua. Menyangkut benar atau tidaknya freemason Ahmad Dhani, pada akhirnya hanya diketahui oleh si pemilik nama itu sendiri.

Freemason merupakan sebuah organisasi yang dipelopori orang Yahudi. Inti kegiatan mereka tak lebih untuk memerangi kaum muslimin, mengaduk-aduk sistem politik dan ekonomi negara-negara, serta berkeinginan besar mendirikan negara The Great Israel.

Sebagian besar peristiwa-peristiwa tragis berlatar belakang agama yang pernah terjadi di dunia, disponsori oleh organisasi ini. Mereka menyebar taktik guna melancarkan misi. Menyusup ke komunitas-komunitas tertentu dan mencuci otak para pemuda.

Isu Freemason sendiri telah lama berdengung di telinga masyarakat dunia. Di Indonesia isu tersebut baru bangkit sejak sepuluh tahun belakangan. Beberapa nama-nama orang terkenal di tanah air sempat dituding bergabung dalam organisasi freemason. Ahmad Dhani salah satunya. Di mata masyarakat, mantan suami Maia itu cenderung mempunyai keanehan.

Beberapa alasan yang menyebabkan nama Dhani terbawa-bawa antara lain sebagai berikut.

  • Ucapan terima kasih yang ditujukan pada Jan Pieter Frederich Kohler yang tertera pada album ‘Laskar Cinta’. Jan Pieter Frederich Kohler sendiri dikenal sebagai seorang Yahudi Jerman. Apa kaitannya dengan Ahmad Dhani sehingga nama tersebut mesti dicantumkan? Usut punya usut ternyata Jan Pieter Frederich Kohler masih mempunyai hubungan darah dengan Ahmad Dhani. Tepatnya, sebagai kakeknya sendiri.
  • Lambang Piramida tak sempurna yang digunakan Ahmad Dhani pada kover album Dewa 19 dideteksi sebagai lambang Yahudi.
  • Penggunaan simbol Dewa matahari pada album ‘Terbaik Terbaik’ dipermasalahkan karena dikahwatirkan merupakan bentuk penghambaan pada matahari yang lazim dilakukan orang Yahudi. Masih dalam album yang sama, terdapat foto personil Dewa yang berpose di bawah lingkaran bertitik satu. Dalam aliran freemason, simbol itu dikenal dengan sebutan circle with a dot.
  • Pada album ‘Bintang Lima’ masayarakat mengendus keganjilan dari simbol sayap dan hati yang digunakan Ahmad Dhani. Setelah ditelusuri, ternyata simbol serupa digunakan Yahudi dalam ritual pemanggilan arwah

Sampai detik ini, sejumlah alasan freemason Ahmad Dhani masih terus diperdebatkan. Kebenaran yang paling mutlak, tentu hanya Tuhan semesta alam yang memilikinya. Semoga kita semua dapat menghundari hal-hal yang mengarah pada kerusakan mental dan perpecahan kerukunan umat beragama.sildalis sildenafil+tadalafilmotilium 10 mg para que sirvebuy clomid online steroidscialis online australia

Loading...
Selanjutnya : Info Harga Toshiba C640 Terkini Ada di Sini!
Sebelumnya: Mengenal Lebih Dekat Windows 7 Terbaru
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar