Gambar Siklus Batuan


Gambar siklus batuan merupakan gambaran secara ringkas bagaimana asal mula batuan terbentuk melalui berbagai proses baik internal maupun eksternal yang terjadi di bumi.

Awal terjadinya batuan adalah :

1.  Magma

Batuan pada mulanya adalah sebuah magma. Dikarenakan pergeseran lempengan yang berada diatas permukaan bumi, maka magma yang ada didalam perut bumi bergerak keluar, dan cairannya menyelimuti permukaan bumi dan dengan berjalannya waktu, cairan magma yang panas ini akan menjadi dingin, membeku dan akhirnya mengkristal ( cooling, solidification, crystallization ) sehingga berubah menjadi batuan beku. Proses ini dapat kita lihat saat gunung berapi meletus.

2.  Igneous Rock

Seiring berjalannya waktu Igneous Rock akan mengalami beberapa proses pelapukan baik secara fisika, kimia maupun biologi dengan bantuan air dan proses lainnya. Jika secara fisika batuan akan berubah bentuk karena adanya perubahan cuaca yang terjadi di permukaan bumi misalnya panas terik yang terus menerus lalu berubah menjadi hujan badai sehingga menyebabkan batuan akan melapuk. Jika Secara kimia, batuan akan melapuk saat hujan mengandung asam membasahi batuan. Batuan akan berubah melalui proses pelapukan biologi yang disebabkan oleh makhluk hidup lainnya. Igneous Rock yang telah mengalami pelapukan akan berubah menjadi batuan sedimen.

3.  Sediment

Batuan sedimen yang asalnya berupa Igneous Rock akan mengalami deposisi dan sedimen yang tertimbun karena akibat erosi akan mengalami kompaksasi sehingga berubah menjadi Sedimantary Rock. Contoh batuan sedimen adalah : breksi dan batu lempung.

4.  Sedimentary Rock

Karena pergerakkan lempengan bumi dan Sedimentary Rock yang telah mengalami Lhitification akan mengalami pengangkatan kerak bumi ( Geosfer ) menyebabkan batuan sedimen ini mengalami deformasi. Batuan sedimen ini kemudian akan tertimbun lebih dalam lagi sehingga menjadi batuan metamorfik atau Metamorphic Rock.

5.  Metamorphic Rock

Batuan metamorfik ini akan masuk lebih dalam lagi karena pergerakan lempengan yang terjadi didalam perut bumi, membuat batuan metamorfik meleleh dan lama kelamaan akan mencair dan berubah bentuk menjadi magma kembali dan nantinya akan berubah menjadi batuan baru.  Contohnya adalah : Gneis, Batu Sabak dan Batu Marmer.

Seperti halnya siklus, batuan pun mengalami proses yang berulang dan terus menerus tanpa akhir. Demikian penjelasan mengenai gambar siklus batuan, semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Kejayaan Produk dari PT Indofood
Sebelumnya: Kandungan Gizi dan Banyaknya Protein Dalam Kentang
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar