Gaya Kepemimpinan Presiden Indonesia


Setiap orang memiliki gaya kepemimpinan masing-masing. Begitu halnya dengan presiden di Indonesia. Terhitung sudah ada 6 orang yang pernah menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. Setiap presiden memiliki gaya memimpin sendiri-sendiri. Perbedaan gaya dalam hal kepemimpinan tersebut bisa disebabkan oleh latar belakang pendidikan, sifat, orang-orang di sekitar, dan kebiasaan.

Semua orang boleh mengatakan bahwa diantara presiden-presiden tersebut Sukarno memiliki gaya memimpin yang paling tegas, berani dan kuat nasionalismenya. Semua itu terjadi karena sikap Bung Karno yang memang keras, pidato-pidatonya selalu tegas dan tak segan menyinggung pihak lain. Pada waktu itu,Bung Karno memang benar-benar ikut berjuang mengusir penjajah. Jiwa patriotisme dan nasionalisme begitu kuat pada saat itu.

Presiden kedua Republik Indonesia adalah Suharto. Suharto begitu rapi dan berwibawa dalam memimpin negeri ini sehingga mampu bertahan sampai berpuluh-puluh tahun. Pada saat itu, tak ada orang yang berhasil menjatuhkannya karena kepemimpinan Suharto yang begitu kuat.

Suharto bisa dibilang tak terlihat pemberani seperti Sukarno. Beliau juga tak pernah berpidato berapi-api seperti pendahulunya. Tapi kepemimpinannya tetap berwibawa dan mampu membuat masyarakat menjadi tunduk padanya. Kalaupun ada yang memberontak akan segera diselesaikan dengan diam-diam. Kewibawaan tersebut tentu tak didapat begitu saja. Latar belakang budaya Jawa dan juga militer turut menyumbang dalam hal kewibawaan kepemimpinannya.

Selanjutnya, kita akan membahas kepemimpinan dari Gus Dur. Mantan Presiden Gus Dur memang tak lama menjabat sebagai presiden, namun kita bisa tetap melihat keunikannya dalam memimpin negeri ini. Beliau merupakan orang yang sangat pandai bergaul dan menjalin hubungan dengan banyak pihak. Selain itu, Gus Dur yang berasal dari kalangan pesantren ini tak menyukai sistem pemerintahan yang terlalu resmi. Gus Dur mengembangkan kebebasan dalam hal beragama maupun menyampaikan pendapat.

Presiden yang ke-6 adalah Susilo Bambang Yudhoyono. Seperti Sukarno dan Suharto, beliau juga memiliki latar belakang militer. Banyak yang berpendapat bahwa kepemimpinan beliau sangat hati-hati. Beliau sering meminta bantuan pendapat dari berbagai pihak untuk memutuskan sesuatu. Pak SBY mencoba memperkuat pemerintahannya dengan merangkul banyak tokoh partai untuk ikut bersama-sama di dalam pemerintahannya.

Demikian uraian mengenai gaya kepemimpinan presiden-presiden Republik Indonesia. Semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Letak Sumber Daya Batubara di Indonesia
Sebelumnya: Beberapa Artikel tentang Cinta dan Persahabatan
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar