Geisha adalah Wanita Penghibur

Pernah mendengar kata Geisha? Di Indonesia, Geisha dikenal sebagai salah satu grup musik anak muda, namun kali ini kita membicarakan tentang Geisha sebagai salah satu bagian kebudayaan Jepang.

Asal Muasal Geisha

Pada awalnya Geisha diperankan oleh seorang pria yang berprofesi menghibur penonton lewat lawakan-lawakannya, namun pada tahun 1800-an, Geisha wanita mulai mengambil alih peran lelaki sebagai penghibur, di sinilah sejarah Geisha sebagai sebutan bagi wanita penghibur di Jepang bermula.

Meski disebut sebagai wanita penghibur, sebenarnya tugas utama Geisha bukanlah sebagai pelaku prostitusi, Arti Geisha sendiri dalam bahasa Jepang adalah seniman atau istri, itulah sebabnya strata sosial Geisha termasuk dalam golongan teratas dalam masyarakat Jepang. Hal ini ditunjukkan dengan adanya beberapa daerah presitius Geisha di Jepang seperti Gion dan Pontocho yang merupakan kawasan elit khusus hunian Geisha.

Ciri Khas Geisha

Ciri khas Geisha adalah pada dandanannya yang unik serta keterampilan khusus yang harus dimiliki seorang Geisha. Geisha biasanya bermakeup tebal, bersanggul besar dan mengenakan alas kaki tebal yang terbuat dari kayu serta mengenakan kimono dengan bagian tengkuk yang agak terbuka atau lebih rendah posisinya.

Sebagai seorang seniman, Geisha paling tidak harus memiliki keahlian di bidang seni musik, yaitu mampu memainkan alat musik tradisional Shamisen dan Shakuhachi.

Geisha juga harus mampu menari tarian Jepang klasik, menyanyikan lagu daerah Jepang, memahami adat istiadat upacara minum teh dan menerapkannya dengan baik, serta memiliki keterampilan merangkai bunga (ikebana). Semua jenis keterampilan Geisha tersebut  menjadi modal utama dalam menghibur tamunya.

Mengingat begitu banyaknya jenis keterampilan yang harus dikuasai seorang Geisha, pelatihan membentuk sosok Geisha dilakukan terhadap wanita yang berkeinginan menjadi Geisha sejak masih usia muda. Biasanya pelatihan itu dimulai dengan memberi kesempatan calon Geisha untuk mendampingi Geisha senior dan belajar tatacara mendampingi tamu dari pengamatan secara langsung, sedangkan keterampilan-keterampilan khusus dipelajari di sekolah Geisha.

Kisah nyata seorang Geisha pernah menggemparkan dunia melalui novel karya Arthur Golden berjudul Memoirs of Geisha. Berkat novel ini keberadaan Geisha yang semula dirahasiakan oleh pemerintah Jepang menjadi terkenal di seluruh dunia dan menyebabkan Mineko Iwasaki, seorang mantan Geisha yang mengaku sebagai narasumber novel tersebut sempat menerima ancaman pembunuhan. Jalinan kisah dalam Memoirs of Geisha mengungkap fakta bahwa Geisha adalah wanita penghibur.

Loading...
Selanjutnya : Minuman Kesehatan Susu Madu Kental Bendera
Sebelumnya: Mengenal Syarat-syarat Khotib
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar