Maraknya Gelar S2 Ekonomi Islam


Seberapa jauh dorongan untuk mencari gelar S2 ekonomi Islam? Jika jawabannya adalah karena izzatul wal muslimin alasan itu bisa dipandang tepat. Karena seluruh dunia adalah khusus tentang ekonomi yang dianggap sebagai sumber utama kehidupan. Dunia adalah ekonomi dan ekonomi adalah dunia. Setiap bangsa dan setiap negara berusaha keras untuk memperkuat situasi ekonomi mereka. Ketika perekonomian suatu negara kuat, negara akan maju dalam berbagai bidang lain seperti industri, teknologi, dan bahkan militer. Ekonomi yang kuat memungkinkan suatu negara untuk mengambil alih negara lain. Tak heran, ekonomi selalu fokus dari semua pemimpin dunia. Dan dititik inilah ummat Islam dirasa sangat ketinggalan.

Gelar Ekonomi Islam

Mau tidak mau, dunia muslim juga berada dalam trek lomba ekonomi yang sama. Mereka juga memperkuat ekonomi mereka. Walau tantangannya harus melawan sistem kapitalis diperkenalkan dan didukung oleh negara-negara Barat. Walau para muslim lupa bahwa Islam memiliki sistem ekonomi sendiri yang yang memiliki bargain relatif daripada kapitalis dalam memandang tujuan ekonomi. Dalam ekonomi Islam, Allah adalah esensi.

Fokus utama kapitalis adalah profitabilitas per se. Konsep cinta dan perawatan dalam keputusan bisnis usaha hampir tidak ada. Ekonomi sebagai ibadah tidak terpikirkan. Dengan demikian, kapitalis akan bersaing keras untuk meningkatkan keuntungan mereka dan meminimalkan kerugian mereka bahkan kalau perlu melakukan moral hazard ekonomi dengan menginjak orang lain.

Sayangnya, banyak muslim di sekolahyang sama pemikirannya dengan kapitalis liberal. Alih-alih mengambil moral sebagai pedoman, mereka mencoba untuk mengukuhkan kaum kapitalis. Walau tidak sedikit juga muslim yang mengembangkan platform sendiri yang dibuat anti kapitalis. Hasilnya?  Kurang menggembirakan karena pada akhirnya ekonomi yang baik akan ditelan oleh kapitaiisme.

Untuk itulah mereka yang memiliki gelar S2 ekonomi Islam harus mampu fokus dan memberikan pedoman ekonomi yang sustainable bisa menahan gempuran modal kapitalisme. Taqwa adalah fondasi semua keputusan bisnis dan perencanaan harus dibangun. Sistem ekonomi dan keuangan Islam dimaksudkan untuk melindungi manusia dan untuk mempromosikan cinta dan perawatan, persatuan di antara semua, membawa perdamaian dan harmoni dunia dan akhirat.

Selanjutnya : Sejarah Perkembangan Islam pada Masa Sahabat
Sebelumnya: Penemu Sticker Masih Misterius
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar