Gending Jawa Tengah Kreasi Baru


Gending jawa tengah kreasi baru merupakan gending yang dimodifikasi dengan aneka kreasi dari pembuatnya. Jika Anda orang Jawa, tentu sering mendengar kata gending. Karena di dalam bahasa jawa sendiri, kata gending berarti orang yang ahli membuat gamelan. Alat ini adalah sebuah alat musik tradisional yang berasal dari Jawa. Selain arti tersebut, gending juga bisa diartikan sebagai sebuah lagu yang asalnya dari bunyi gamelan.

Fungsi Gending

Ada banyak fungsi dari gending, biasanya, digunakan untuk bermacam-macam pementasan dalam kesenian, seperti sebagai pengiring di dalam pagelaran wayang kulit. Biasanya, di dalam pementasan wayang kulit akan ada musik yang mengiringinya. Selain itu, juga bisa digunakan sebagai pengiring di dalam pementasan, misalnya pementasan tari ketoprak, dan tari lilin. Acara ritual dalam adat Jawa juga memakai iringan musik dari gending.

Selain itu, juga digunakan untuk hiburan lepas, misalnya karawitan. Saat ini, banyak pelaku seni yang membuat gending jawa tengah kreasi baru. Memang, kreativitas seperti inilah yang perlu dikembangkan untuk melestarikan kebudayaan.

Kreasi Baru dan Macam-macam Gending

Salah satu pembuat kreasi baru gending adalah Bpk. Bagong Kusudahirjo. Beberapa kraesinya, seperti tari wira pertiwi, tari satria, tari kuda lumping, tari mulat wani, dan tari reyog. Selain itu, kreasi beliau yang lain ialah tari golek, taro nyai ronggeng, tari tani, dan tani ngremo. Ada juga tari gambyong, tari merak, tari tenun, tari permainan anak, tari kelana topeng, dan juga tari lenggotbawa.

Ada juga sebuah gending petalon yang mungkin juga sering Anda dengar. Petalon ini asalnya dari kata “Talu” dalam bahasa Jawa artinya adalah mengawali atau mulai. Kata gending petalon bisa diartikan sebagai sebuah gending yang digunakan untuk mengawali pentas atau suatu acara. Pada umumnya, gending yang digunakan untuk mengawali acara ini adalah sebuah ungkapan doa.

Misalnya, ada ladrang slamet atau juga dikenal dengan ladrang wilujeng. Di dalam bahasa Jawa, Slamet diartikan sebagai selamat. Begitu pula dengan kata wilujeng yang juga berarti selamat, namun kata ini berasal dari bahasa Jawa Krama. Pembukaan acara menggunakan gending tersebut diharapkan agar acaranya berlangsung dengan selamat, baik itu selama acara berlangsung maupun setelahnya.

Demikianlah gending jawa tengah kreasi baru beserta informasi ringan mengenai gending yang mungkin bisa bermanfaat bagi Anda semua para pembaca.

Selanjutnya : Mengenal 4 Langkah Sistem Fotocopi
Sebelumnya: Berikut Ini Merupakan Ciri-ciri Pasar Persaingan Sempurna Adalah Produk Bersifat Homogen
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar