Hadits Nabi tentang Hubungan Ipar


Pernikahan bukan hanya penyatuan antara dua insan manusia. Lebih dari itu, pernikahan juga akan menyatukan dua keluarga. Dua keluarga ini memiliki latar belakang budaya dan sosial yang sering kali berbeda. Karena itu hubungan di dalamnya perlu diatur. Islam juga memuat hadits nabi tentang hubungan ipar.

Hubungan Antarsaudara Ipar dalam Islam

Islam sebagai agama pamungkas, banyak mengatur segala hal dalam kehidupan. Dari hal sepele seperti berpakaian sampai mengatur negara ada dalam hukum Islam. Hubungan antarsaudara ipar juga telah diatur dalam Islam. Peraturan ini diberikan terutama bagi saudara ipar yang berbeda jenis kelamin.

Hubungan antara saudara ipar yang berjenis kelamin berbeda sering memunculkan kebingungan. Banyak masyarakat yang menganggap saudara ipar seperti saurdara sendiri. Saudara ipar jelas dilarang dalam Islam untuk dinikahi selama pasangan yang menjadikannya ipar itu masih menjadi pasangan yang sah. Hal ini membuat orang berpikir bahwa tidak ada salahnya untuk tidak berhijab di depan saudara ipar. Dengan dilarang menikah maka saudara ipar sudah menjadi mahram sementara sampai hukumnya berubah dengan perceraian atau kematian.

Namun hal ini ternyata pemikiran yang tidak tepat. Walau dilarang menikah namun tetap saja ada kemungkinan nantinya untuk bisa menikah. Maka sangat dianjurkan untuk tetap berhijab dan menjaga diri ketika berhubungan dengan saudara ipar. Selain karena hukum positif, hal ini juga dilakukan untuk menjaga dari fitnah yang mungkin saja muncul

Kedekatan antarsaudara ipar tidaklah sama dengan hubungan saudara kandung. Hal ini dikarenakan bagaimanapun tidak ada hubungan darah di antara keduanya. Hubungan darah ini hanya disatukan lewat pernikahan. Karena itu dianjurkan untukmengatur hubungan sewajarnya dengan saudara ipar.

Islam memang mengatur hal tersebut berdalsarkan hadits Nabi tentang hubungan ipar karena sudah memikirkan dampak yang bisa dimunculkan. Hubungan yang terlalu dekat bisa saja disalahartikan oleh orang lain. Pasangan bisa saja merasa cemburu dengan kedekatan ini. Selain itu orang lain bisa menghembuskan fitnah yang bisa merugikan. Karena itu hukum ini diberlakukan sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Selanjutnya : Prediksi Tingkat Terakhir Naruto Sebagai Hokage
Sebelumnya: Contoh Imajinasi Anak
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar