Hukum Pembagian Hak Waris Islam

Islam merubah banyak hal dalam kebudayaan Arab. Banyak hukum dan tata cara kehidupan yang berubah karena kedatangan Islam. Salah satu yang berubah adalah hukum pembagian hak waris. Hukum pembagian waris Islam banyak memiliki aturan yang berbeda dengan era Arab sebelumnya.

Ada beberapa sebab waris-mewarisi dalam Islam, beberapa sebab itu adalah :

Loading...
  • Keluarga
  • Perkawinan
  • Hubungan agama
  • Hubungan dalam memerdekakan budak

Hubungan yang paling banyak terjadi adalah karena keluarga dan perkawinan.  Warisan banyak diberikan kepada anak atau saudara. Untuk lebih rinci berikut orang yang berhak menerima warisan dalam hukum pembagian waris islam:

Dari ikatan berjenis kelamin laki-laki :

  • Anak laki-laki
  • Keturunan laki-laki dari anak lelaki
  • Ayah
  • Kakek
  • Saudara laki-laki seibu dan sebapak
  • Saudara laki-laki seibu saja
  • Saudara laki-laki sebapak saja
  • Keponakan laki-laki dari saudara laki-laki seibu sebapak
  • Keponakan dari saudara laki-laki sebapak
  • Saudara laki-laki dari ayah dari ayah yang seibu sebapak
  • Saudara laki-laki dari ayah yang sebapak
  • Anak laki-laki dari saudara ayah yang laki-laki yang seibu sebapak
  • Anak laki-laki dari saudara ayah yang laki-laki yang sebapak saja
  • Suami
  • Laki-laki yang memerdekakan orang yang meninggal

Jika semua ahli waris ini masih hidup, maka hanya tiga orang saja yang berhak mendapatkan warisan, yaitu : ayah, anak laki-laki, dan suami.

Dari ikatan berjenis kelamin wanita :

  • Anak wanita
  • Anak wanita dari anak laki-laki
  • Ibu
  • Ibu dari ayah
  • Ibu dari ibu dari pihak Ibu sebelum terhalang laki-laki
  • Saudara wanita yang seibu sebapak
  • Saudara wanita seibu
  • Saudara wanita sebapak
  • Istri
  • Wanita yang memerdekakan si meninggal

Jika sepuluh ahli waris si atas ada, maka yang berhak mewarisi hanya lima orang, yaitu : Istri, anak wanita, anak wanita dari anak laki-laki, ibu, saudara wanita yang seibu sebapak.

Jika 25 orang di atas masih ada, maka yang berhak memperoleh adalah istri, suami, ibu dan bapak, anak laki-laki, dan anak perempuan.
Selain ada hal yang menyebabkan seseorang menjadi ahli waris, maka ada beberapa hal yang menyebabkannya tidak mendapat ahli waris, yaitu:

  • Hamba/budak tidak mendapatkan warisan dari majikannya
  • Pembunuh keluarganya sendiri
  • Murtad
  • Orang yang tidak beragama Islam

Itu adalah beberapa hal dalam hukum pembagian waris islam. Ada hal lain yang lebih rinci dalam mengatur jumlah hak waris dalam Islam.

Loading...
Selanjutnya : Hakikat Sejarah Kebudayaan Islam
Sebelumnya: Gunung Paling Tinggi di Indonesia
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar