Hal-hal yang Perlu Diperhatikan dalam Membuat Laporan


Apa saja hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat laporan? Membuat laporan tertulis terkadang menjadi pekerjaan yang sangat menyebalkan dan melelahkan. Apalagi jika laporan salah, kita harus membuat ulang laporan tersebut.

Kalau hanya sekadar revisi sih tak masalah, tapi bagaimana jika kesalahan laporan itu banyak sekali. Tentu kita harus membuat ulang laporan tersebut, kan? Makanya, kita  harus tahu hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat laporan agar tidak terjadi yang namanya revisi ulang laporan atau bahkan pembuatan ulang laporan.

Sebenarnya apa sih, pentingnya membuat laporan? Laporan itu penting karena sebagai dasar pengembangan rencana selanjutnya, juga sebagai penentu kebijakan atasan, dan sebagai bukti laporan kegiatan, kemudian untuk mengetahui proses dan perkembangan kegiatan.

Langkah Membuat Laporan

Hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam sebuah laporan? Tentu saja yang paling utama untuk diperhatikan dalam pembuatan laporan adalah kelengkapan laporan. Kelengkapan laporan maksudnya penulisannya, isi, dan sususannya.

Kita harus tahu bagaimana membuat cover sebuah laporan. Kemudian isi laporan haruslah memenuhi syarat. Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar atau EYD yang baik menjadi nilai plus bagi laporan tersebut.

Jangan lupa untuk mencantumkan kegiatan, keefektifan kegiatan, hasil pencapaian, dan tujuan. Dalam laporan juga biasanya ada yang namanya laporan pengeluaran biaya secara terperinci dan sisa penggunaan uang dalam kegiatan, itu pun jika ada pengeluaran. Laporan yang Anda tulis juga harus memiliki unsur 5W + 1H. Jika unsur tersebut sudah lengkap maka barulah laporan bisa dibuat.

Tata cara pembuatan sebuah laporan diawali dengan Pendahuluan yang berisi; latar belakang kegiatan, dasar hukum kegiatan, maksud dan tujuan kegiatan, ruang lingkup kegiatan. Kemudian isi laporan meliputi; jenis kegiatan, tempat dan waktu, petugas kegiatan, persiapan dan rencana kegiatan, peserta kegiatan, kesulitan dan hambatan, hasil kegiatan, kesimpulan dan saran. Lalu diakhiri dengan penutup.

Dalam sebuah laporan Anda juga bisa mencantumkan foto-foto kegiatan, dan mencantumkan tembusan untuk suatu instansi atau lembaga yang terkait dengan adanya kegiatan tersebut. Ingatlah bahwa sebuah laporan itu singkat dan padat, tidak bertele-tele, sistematis, mudah dipahami, fakta dan akurat, dan tepat waktu.

Itulah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat laporan. Semoga artikel ini bermanfaat. Selamat mencoba membuat laporan ya.

Selanjutnya : Apa yang Diproduksi Sinar X pada Alat-Alat Medis?
Sebelumnya: Merk Teh Hijau yang Baik untuk Rambut
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar