Harimau Hewan Langka yang Terancam Punah


Harimau hewan langka salah satunya adalah Harimau Sumatra yang memiliki nama latin Panthera tigiris sumatre. Ini adalah salah satu dari species pantera tigris yang sampai saat ini masih bertahan hidup walaupun dinyatakan hampir punah. Subspesies lainnya dinyatakan sudah punah yaitu Harimau Bali (panther tigris balica) dan Harimau Jawa (Panthera Tigris Sondaica).

Saat ini, Harimau Sumatera jumlahnya semakin sedikit. Di taman-taman nasional di Sumatra diperkirakan hanya tinggal 400 ekor diakibatkan oleh habitatnya yang kian terkikis, akibat penebangan hutan dan masih ada perburuan liar. Ini merupakan hal ironis. Harimau yang berada di taman nasional yang seharusnya dilindungi malah sebaliknya. Berdasarkan data yang terkumpul, hampir 66 ekor harimau terbunuh pada 1999 dan 2000.

CIri dan Habitat Harimau Sumatera

Harimau Sumatera memiliki warna lebih gelap, mulai dari warna kuning kemerah-merahan dan orange, dengan bulu yang lebih tipis dibandingkan harimau lainnya. Harimau Sumatera lebih banyak memiliki janggut dan surai. Harimau jantan memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan betina.
Loreng pada kulitnya berukuran lebih lebar dengan jarak yang kadang berdekatan. Memiliki panjang dari kepala sampai ekor 92 inci atau 250 cm. Beratnya mencapai 300 pound atau sekitar 140 kg.

Sama seperti namanya, Harimau Sumatera ditemukan di pulau Sumatera. Harimau hewan langka dari Sumatera mampu beradaptasi dengan lingkungan manapun seperti hutan dataran rendah, hutan pegunungan, dan tempat-tempat lainnya.

Ancaman Kepunahan

Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya, kucing besar ini sudah di ambang kepunahan. Menurut pejabat Kehutanan Indonesia (WWF),  penyebab berkurangnya Harimau Sumatera disebabkan oleh semakin berkurangnya hutan akibat penebangan hutan liar dan konversi di luar kendali.

Penebangan hutan menyebabkan terganggunya proses rantai makanan, tidak hanya kehilangan tempat tinggal tetapi persediaan makanan mereka semakin berkurang. Itulah sebabnya kenapa kadang muncul harimau di pemukiman penduduk.

Kepunahan Harimau Sumatera juga disebabkan karena perburuan liar. Harimau dibunuh untuk diambil kulit dan bagian tubuhnya seperti kumisnya, cakar, atau untuk dijadikan opsetan yang utuh. Masih tingginya tingkat perburuan dan perdagangan tubuh Harimau sudah dilaporkan Profauna ke Departemen kehutanan.

Dengan adanya laporan tersebut diharapkan perhatian pemerintah untuk menindak dengan tegas tindakan orang-orang yang tidak bertanggung jawab tersebut. Aktivitas mereka bisa mengakibatkan punahnya Harimau Sumatera.

Demikian pembahasan mengenai Harimau Sumatera, harimau hewan langka yang sudah seharusnya dilindungi dan dijaga kelestarian. Semoga dapat menambah informasi.

Selanjutnya : Hasil Budaya Kerajinan Masyarakat Jawa
Sebelumnya: Harga Toyota Sienna Indonesia
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar