Apa Pesan atau Amanat dalam Puisi “ Heningnya Malam ”


Apa pesan atau amanat dalam puisi “Heningnya Malam”? Ketika Anda  membaca puisi, kata-kata heningnya malam mungkin sering Anda  temukan. Begitu juga dengan Puisi Keheningan Malam, yang menyiratkan makna tersendiri. Diksi hening di malam sepi atau heningnya malam umum digunakan dalam puisi karena kekuatan kesan yang dihasilkan dari pilihan kata tersebut. Apresiasi puisi indonesia tema heningnya malam sudah banyak dilakukan oleh pembaca puisi, penikmat sastra, maupun kritikus sastra. Berikut ini beberapa analisis pesan heningnya malam dalam beberapa puisi.

Apa pesan atau amanat dalam puisi “Heningnya Malam”? Nah, Penggalan Puisi “Karawang Bekasi” Chairil Anwar tersebut dapat dikatakan mengandung pesan dan amanat tentang heningnya malam. Tokoh muda yang digambarkan dalam puisi tersebut mendeskripsikan kehampaan dalam heningnya malam karena ia merasa perjuangannya untuk merebut kemerdekaan bangsa belum selesai namun ia harus mati. Pesan dalam puisi tersebut juga mengharapkan generasi penerus bangsa mempertahankan kemerdekaan yang diperoleh dengan susah payah dan selalu mengenang para pahlawan yang gugur demi kedaulatan bangsa dan negara.

Penggalan Puisi “Senandung Cinta” Khalil Gibran diatas menggambarkan perasaan pribadi penulis yang belum sempat mengungkapkan perasaannya kepada seseorang yang ia cintai namun telah seseorang tersebut telah pergi. Diksi “di tengah heningnya malam”, menyatakan bahwa penulis merasakan kebimbangan, kegelisahan, dan kerinduan ketika ia berada dalam kesunyian dan kesepian malam. Perasaan cinta yang tak tersampaikan itu kemudian hanya bisa ia salurkan dengan berdiam diri sembari menanti fajar menyingsing dan ia pun berharap perasaannya tersampaikan melalui embun dan kabut pagi.

Puisi sebagai salah satu karya sastra merupakan ekspresi perasaan yang diwujudkan dalam sebuah tulisan. Bait-bait kalimat yang indah di dalam puisi dapat menyentuh hati yang membacanya dan menjadikan mereka merasa bahagia, terharu, ataupun sedih dengan puisi tersebut. Puisi semacam ini umumnya dibacakan dengan tempo lambat agar pendengar lebih menghayati da mengerti pesan yang ingin disampaikan pengarang.

Dengan demikian, apa pesan atau amanat dalam puisi “Heningnya Malam” sesungguhnya menyatakan suatu perenungan (kontemplasi) mengenai kondisi diri atau ratapan kepada diri sendiri mengenai kesedihan atau kehampaan yang dirasakan oleh pengarangnya. Malam hari yang hening dan sepi memang menjadi waktu ketika banyak penulis puisi mendapat inspirasi untuk menciptakan karya-karyanya. Mungkin Anda pun salah satu yang selalu mendapat ilham di tengah heningnya malam. Selamat berpuisi!

Selanjutnya : Melihat Apa yang Ada di Detik Com Bola
Sebelumnya: Penilainan dalam Prestasi Kerja
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar