Perilaku Konsumen Berdasarkan Hukum Gossen


Apa itu hukum Gosen? Seperti namanya, hukum ini diambil dari nama pemikir yang menghasilkan hukum ini yakni Hermann Heinrich Gossen. Pria asal Jerman ini adalah seorang ekonom yang hidup antara tahun 1810-1858. Ia belajar ekonomi selama masa kependudukan Napoleon.

Hukum Gossen

Saat itu ia bekerja bagi pemerintahan Jerman hingga akhir hayatnya. Gossen pernah membuat sebuah buku yang mengupas tentang teori utilitas marjinal. Tetapi sayang buku itu tidak populer dan tidak juga menyisakan jejak. Nah, di antara beberapa pemikirannya terdapat dua pemikirannya yang paling menonjol yakni Hukum Gossen I dan II. Kedua hukum ini dipakai sebagai landasan teori perilaku konsumen.

Menurut hukum yang pertama, bila pemuasan terhadap suatu benda berlangsung secara terus menerus, maka kenikmatan akan mencapai kepuasan tertinggi namun semakin lama akan mencapai titik nol. Contohnya begini, sehabis berlari jauh di tengah terik matahari, maka segelas air putih akan memberi kepuasan bagi Anda.

Tetapi tingkat kepuasan itu akan berkurang saat Anda menghabiskan air putih di gelas yang kedua. Dan kepuasan itu semakin menipis ketika Anda meminum gelas air putih yang kelima sebab perut Anda sudah penuh terisi air di mana sebenarnya rasa dahaga sudah terhapuskan.

Hukum yang pertama ini memiliki kelemahan. Sebab pada kenyatannya, seseorang tidak hanya membutuhkan satu jenis benda saja untuk memenuhi kepuasannya. Tetapi seseorang akan memadukan beberapa jenis benda sehingga semua kebutuhannya dan kepuasannya tercapai.

Karena itulah, lantas lahir Hukum Gossen yang kedua. Menurut hukum ini, manusia akan memenuhi kebutuhan yang beragam sampai pada intensitas yang sama. Gambarannya seperti ini, dalam satu bulan seseorang memperoleh penghasilan sebanyak satu juta rupiah. Tentu saja penghasilan sebanyak ini tidak hanya digunakan untuk memenuhi satu kebutuhan saja.

Penghasilan ini harus dibagi-bagi untuk berbagai kebutuhan seperti makanan, pakaian, tempat tinggal, dan kesehatan. Dari pembagian ini maka akan diperoleh kepuasan yang berkaitan dengan makanan, pakaian, tempat tinggal dan kesehatan dalam tingkatan yang berbeda-beda. Dalam mengkonsumsi suatu barang, seseorang tentunya dipengaruhi oleh tingkat pendapatan, gaya hidup, lingkungan dan kemampuan mengatur keuangan.

Berikut isi Hukum Gossen I dan II:

hukum gossen

Selanjutnya : Bagian Kredit BCA : Refinancing, Bagian Produk dan Layanan Kredit BCA
Sebelumnya: Perlombaan Karya Tulis Ilmiah Universitas Terbuka
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar