Mengenal Hutan Kerangas

Mendengar istilah Hutan kerangas mungkin masih tidak terlalu banyak disebut oleh kebanyakan orang. Lalu, apa dan bagaimana sebenarnya yang dimaksud dengan hutan ini? Hutan yang dikenal dengan kerangas ini termausk ke dalam kategori hutan yang dianggap kurang produktif. Kondisi dari hutan ini sejatinya memiliki kondisi ekosistem yang cenderung khas dan juga fungsi dari ekologisnya.

Hutan jenis ini ada di atas tanah jenis podsol yaitu tanah pasir berkuarsa yang merupakan jeni stanah dengan kandungan zat hara yang begitu rendah. Serta kelembaban tanahnya juga rendah. Selain itu, dengan kondisi tanah yang demikian membuat kondisi hutan rawan terhadap gangguan.

Salah satu hutan jenis ini yang ada di negara kita adalah hutan yang ada di Pulau belitung. Jumlah hutan yang ada di kawasan ini semakin hari semakin berkurang. Hal utama yang menjadi penyebab akan hal ini adalah pembukaan area hutan untuk kawasan perkebunan karet dan kepala sawit. Serta untuk penambangan timah dan juga pasir kuarsa. Adanya penebangan hutan secar liar juga turut menjadi penyebab semakin berkurangnya jumlah hutan yang ada.

Sedangkan jenis vegetasi yang ada di jenis hutan ini juga amatlah minim. Karena memang potensi dari unsur hara yang ada di dalamnya yang berjumlah sangat minim membuat kemampuan hidup dari tumbuhan menjadi lebih kecil. Yang paling banyak ada di hutan ini adalah jenis pohon.

Keadaan pohon pun juga tak seperti keadaan kebanyakan pohon yang ada di hutan tropis lainnya. Pohon yang ada tidak memiliki ketinggian yang normal serta diameter pohon dapat dikatakan memiliki diameter yang tak begitu maksimal.

Inilah yang kemudian membuat semakin sedikitnya penelitian yang dilakukan untuk meneliti potensi dari keberadaan hutan jenis ini. sehingga menyebabkan minimnya literatur mengenai hutan ini juga. Bahkan dianggap keberadaan hutan ini sebagai hutan yang tak dapat memberikan banyak kontribusi atau manfaat bagi kehidupan dan peradaban manusia.

Itulah bagaimana pembahasan mengenai hutan kerangas, jenis hutan yang dianggap sebagai hutan yang memiliki tingkat produktifitas yang amat rendah.

Selanjutnya : Benarkah Bengkuang Membuat Darah Rendah?
Sebelumnya: Manfaat Mempelajari Bimbingan dan Konseling
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

Loading...