Identifikasi Struktur Pohon Jambu Air


Asal Usul Jambu Air

Jambu air dengan nama latin Eugenia aquea burm,adalah buah yang cukup dikenal karena tampilannya unik dan berbeda dengan jambu biasa. Jambu air memiliki buah yang berair tentunya, biji tidak menyatu dengan daging buah sebagaimana umumnya buah jambu yang lain.

Warnanya yang menggiurkan, membuat menjadi segar cerah. Umumnya buah ini dipergunakan untuk manisan atau rujak manis, kalau tak mau repot dikonsumsi segar pun tidak masalah. Untuk lebih jelas kita bisa identifikasi struktur pohon jambu air .

Si mungil jambu air ternyata memiliki pohon yang tidak seunik buahnya. Alih-alih berwarna ceria, pohon jambu air berwarna kusam seperti pohon berkayu lain. Selain itu diapun tidak mungil tetapi tinggi sedang meski tak terlalu besar.

Pohon jambu air masuk dalam kelompok perdu berkayu yang mampu mencapai ketinggian 3-10 meter. Berkayu, sebab jambu air masuk pada klasifikasi dikotil atau berkeping dua. Sebagaimana tumbuhan berkayu, maka pohon jambu air memiliki cabang-cabang di sepanjang batangnya yang berbengkok-bengkok. Cabang pohon mulai muncul dari bagian pangkal pohon. Gemang atau batang pohon utama tanaman jambu air mampu mencapai ketinggian 50 cm.

Pohon berkayu tentunya memiliki daun untuk proses pembuatan makanan atau lazim disebut fotosintesis. Daun pohon jambu air adalah daun tunggal dengan letak berhadapan. Tangkai daun panjangnya 0,5-1,5 cm. Helaian daunnya berbentuk jantung jorong sampai ke bulat telur terbalik, berukuran 7-25 x 2,5-16 cm. Jika daun jambu air diremas maka akan keluar sedikit aroma bahkan tidak sama sekali.

Pohon jambu air sebagaimana telah disebutkan sebelumnya masuk dalam klasifikasi dikotil, artinya berkembang biak dengan biji. Biji tanaman jambu air jika ditanam akan menghasilkan buah yang akan melakukan proses perkawinan. Bunga jambu air muncul di bagian ujung ranting (terminal) atau di ketiak daun. Bunga ini tidak muncul secara individu tetapi berupak karangan atau kumpulan yang berisi 3-7 kuntum.

Bunga jambu air berwarna kuning keputihan dengan kelopak tabung, mahkota berbentuk bundar seperti segitiga dengan ukuran 5-7 mm, benang sari berukuran panjang 0,75-2 cm dan jarak antara tangai sari sampai kepala putik antara 17 mm.

Struktur pohon jambu air yang demikian tersebut, menyebabkan buah jambu air banyak dibudidayakan dengan cangkok. Semoga penjelasan identifikasi struktur pohon jambu air bisa menambah wawasan kita tentang buah yang unik ini.

Selanjutnya : Referensi Kata-kata Mutiara Kristiani dan Islami
Sebelumnya: Peranan Media Terhadap Lahirnya Tari Hiphop di Indonesia
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar