Info Tentang Gilles De Rais

Tak banyak situs Indonesia yang membahas info tentang Gilles de Rais. Dari hasil searching menggunakan mesin pencari, terdapat 524.000 result yang membahas tokoh ini. Tapi hanya beberapa saja situs yang menggunakan Bahasa Indonesia yang mengangkat sosok ini.

Siapakah Gilles de Rais?

Loading...

Gilles de Rais adalah seorang pembunuh berantai pertama di dunia, yang sangat sadis. Pria yang lahir di Anjou, 10 September 1404 dan wafat karena hukuman mati, 26 Oktober 1440 saat usia 35 tahun ini berasal dari keluarga bangsawan Perancis.

Ia dituduh telah melakukan pembunuhan secara sadis pada sekitar 600 anak. Para korban diperkosa, disodomi, disiksa, dan setelah itu ia mutilasi.

Gilles de Rais bisa dikatakan sebagai psikopat. Sosok yang seolah memiliki dua karakter berbeda. Bagi siapa saja yang membaca biografi ataupun artikel tentang Gilles de Rais, tentu akan sama pendapatnya. Entah umpatan apa yang layak diberikan untuknya atas tindakan super kejinya itu. Korban yang menarik hatinya akan ia penggal kepalanya dan disimpan serta dikoleksi sebagai tanda bahwa ia menghormati sosok korban.

Gilles de Rais, si Psikopat

Seperti yang dijabarkan dalam Wikipedia, bahwa psikopat adalah penderita sakit jiwa. Namun definisinya tidaklah sama seperti orang gila. Kita tahu bahwa orang gila atau sosok yang pikiran dan daya ingatnya sudah tidak waras biasanya tidak mengenali dirinya sendiri. Tidak mengenali lingkungan, apa yang ia makan serta apa yang menjadi kebutuhannya. Sedangkan psikopat adalah sosok yang memiliki dua kepribadian atau kepribadian ganda. Ia memiliki satu sisi baik dan manis, dan satu sisi buruk dan kejam yang sulit terfikirkan dengan logika. Sosok psikopat sulit teridentifikasi secara jelas. Karena pada kebiasaan sehari-harinya mereka tidak terlihat sadis dan menyeramkan. Mereka bergaul dan hidup bersosialisasi dengan wajar dan menyenangkan.

Kasus Gilles de Rais, merupakan contoh kasus psikopat yang terlihat manis dan baik hati, namun bisa berubah menjadi sosok yang sangat keji ketika sedang mengekspresikan hasratnya. Para korban yang diperkosa dilakukan dengan cara digantung dan disiksa. Dan bila si korban sudah terlihat tak berdaya, ia turunkan dari tali gantungan dan kembali ia perkosa dan siksa lagi. Tak segan-segan ia robek-robek tubuh korban dan ia keluarkan bagian organ dalamnya tanpa rasa bersalah dan takut dosa. Kepuasan ia peroleh saat sang korban terlihat lemah dan sekarat.

Bisa dibayangkan betapa keji perbuatannya. Manusia mana yang tidak memiliki hati nurani seperti itu kecuali manusia yang sudah tertutup mata bathinnya. Rasanya, semua masyarakat di belahan dunia manapun akan sepakat jika orang-orang yang memiliki tindak kriminal seperti itu bukan dimasukkan ke dalam rumah sakit jiwa, namun dihukum mati baik dipancung, di tiang gantungan atau dihukum tembak.

Info tentang Gilles de Rais ini tentu hanyalah sedikit kasus yang terekspos di masyarakat. Namun di luar sana mungkin masih banyak lagi psikopat lainnya berkeliaran, dan belum mendapatkan balasan yang setimpal atas apa yang diperbuatnya.

Loading...
Selanjutnya : Atasi Radang Tenggorokan dengan Bahan-bahan Alami
Sebelumnya: Cara Turun Mesin VW Kombi
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar