Peristiwa Invasi Pearl Harbour oleh Jepang


Invasi adalah peristiwa penyerangan angkatan bersenjata negara tertentu dengan aksi militernya ke suatu daerah atau negara lain, dengan tujuan menguasai atau mengubah tatanan kekuasaan negara tersebut. Istilah invasi sering dikaitkan dengan peristiwa peperangan, seperti peristiwa invasi Pearl Harbour oleh Jepang.

Penyerangan yang dilakukan oleh Jepang terhadap angkatan laut Amerika Serikat ini terjadi pada tanggal 7 Desember 1941. Serangan tersebut akhirnya berdampak pada keterlibatan Amerika Serikat ke kancah peperangan dunia.

Pearl Harbour Daerah Teritorial Amerika Serikat

Pearl Harbour adalah sebuah pangkalan armada laut Amerika Serikat yang terletak di Pulau Oahu, Hawai. Pulau yang termasuk ke dalam wilayah pasifik ini menjadi daerah teritorial Amerika Serikat melalui perjanjian sewa yang ditandatangani di konvensi timbal balik pada tahun 1887 dari Kerajaan Hawai.

Hasil perjanjian ini mengakibatkan Hawai memperoleh hak eksklusif perdagangan tanpa bea ke negara Amerika Serikat. Tujuan Jepang menyerang Pearl Harbour saat itu adalah mengukuhkan rancangan perluasan kekuasaannya atas wilayah pasifik,  mengembangkan pelatihan tentara lautnya, dan juga sebagai balasan atas reaksi keras Amerika Serikat terhadap kekuasaannya di Indocina.

Penyerangan tersebut bukan semata-mata melumpuhkan Angkatan laut Amerika Serikat, tetapi juga strategi Jepang dalam menghadapi perundingan dengan Amerika Serikat saat itu. Peristiwa serangan Pearl Harbour ini, akhirnya membuat Presiden Amerika Serikat, Franklin D. Roosevelt menandatangani hasil kongresnya untuk menyatakan perang terhadap Jepang.

Serangan balasan Amerika Serikat telah mengerahkan seluruh tentaranya dan menggunakan taktik ekonomi perang. Turunnya Amerika Serikat ke kancah peperangan di wilayah pasifik ini juga menimbulkan permusuhan dari tentara Nazi, Jerman dan Italia yang sedang berkonfrontasi dengan Inggris.

Konflik Amerika dan Jepang

Peristiwa invasi Pearl Harbour oleh Jepang, diklaim sebagai kemenangan mutlak kekaisaran Jepang. Walaupun demikian, invasi ini menyita perhatian politik dunia dengan ramalannya bahwa serangan tersebut bagaikan membangunkan macan dari tidurnya. Hal ini terbukti dengan menyerahnya Jepang pada tentara sekutu saat itu yang diketuai oleh Inggris.

Berkat keterlibatan Amerika Serikat pada pihak sekutu, yaitu berupa sokongan ekonomi perang dan juga membuat kekalahan di pihak poros timur yaitu Jerman dan Itali. Peristiwa Pearl Harbour ini pun dianggap sebagai salah satu faktor pemicu peperangan dunia yang kedua.

Serangan Jepang di Pearl Harbour, tercatat telah mengakibatkan hancurnya kapal perang Amerika Serikat yang berjumlah 20, rusaknya 188 pesawat tempur, dan menimbulkan korban jiwa sekitar 2.403 orang. Sedangkan, Jepang hanya menelan kerugian sedikit yaitu rusaknya 5 kapal selam, hancurnya 29 pesawat tempur, dan 64 orang korban tewas.

Demikianlah ulasan tentang invasi Pearl Harbour oleh Jepang. Semoga ulasan ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi pembaca.

Selanjutnya : Jejaring Sosial Banyak Emotion
Sebelumnya: Jenis Ikan yang Bagus Dipelihara di Rumah
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar