Jalur Balap Liar

Geng motor sekarang tengah membumi di mana-mana. Di berbagai wilayah di Indonesia rasa-rasanya selalu dihiasi dengan perkumpulan-perkumpulan geng. Dan terkadang geng motor yang terdapat di suatu daerah ternyata geng yang merupakan cabang dari geng ibu kota atau kota. Contohnya saja geng yang ada di daerah Majalengka ternyata merupakan cabang dari geng yang ada di kota Bandung. Dan para geng motor tersebut memiliki jalur yang dijadikan jalur balap liar oleh mereka.

Balap Liar

Jalur yang digunakan untuk balap biasanya jalur sepi pengendara. Misalnya di daerah gunung. Namun terkadang, balapan tidak hanya dilakukan di daerah pegunungan saja. Karenabiasanya balapan motor tersebut akan dilakukan malam hari saat orang-orang sedang tidak menggunakan jalan tersebut. Jadi, balapan liar di jalanan kota masih bisa dilakukan. Misalnya jam satu pagi, jalur perkotaan sudah mulai sepi. Hanya satu atau dua mobil yang lewat. Dan balapan liar  tidak dilakukan di jalan raya. Tapi, di jalan-jalan yang tidak cukup sempit namun cukup untuk balapan.

Balapan liar sebenarnya dilarang oleh pemerintah karena dianggap mengganggu kenyamanan orang lain saat tidur. Selain itu, terkadang bentrok antar geng juga tidak bisa terelakkan sehingga berujung pada keributan dan kegaduhan. Tak jarang, banyak rumah warga yang jadi korban. Dan itulah mengapa, balapan liar dirahasiakan tempat dan waktunya. Dan ketika polisi mulai mengendus keberadaan balapan liar tersebut, para anggota geng bisa saja diciduk dan motor mereka bisa saja disita.

Jalur Balap Liar

Jalur yang sering menjadi jalur balap liar adalah :

1.    Kawasan Dago, jl diponegoro, Jl Soedirman, jalan layang Pasoepati berlokasi di Bandung. Jalanan ini cukup panjang dan luas sehingga banyak yang melakukan aksi balap liar.
2.    Halaman stadion Sultan Agung, Bantul Yogyakarta. Tempat ini bukan hanya dijadikan sebagai arena balap liar, melainkan juga untuk tempat peledakan mercon setiap Ramadhan.
3.    Jalan Pejambon-jalan Medan Merdeka, Medan
4.    Jalur pantura Kudus-Surabaya, ini juga merupakan tempat balapan liar.
5.    Dan masih banyak lagi.

Balapan liar yang sering dilakukan anak muda ini sungguh sangat memprihatinkan. Apalagi jika tempat balapan itu ternyata adalah tempat umum dan bisa mengganggu warga sekitar atau orang lain yang juga sedang berkendara di situ. Maka wajib dan wajar bagi aparat keamanan untuk mengamankan tempat ini.

Dan harapannya, ke depan polisi akan lebih meningkatkan keamanan dari para pembalap liar yang jalur umum atau tempat umum yang malah dijadikan jalur balap liar.

Loading...
Selanjutnya : Isi Undang-undang tentang Narkoba No 35/2009
Sebelumnya: Jalan-Jalan Singapura
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar