Mengenal Jenis-jenis Hikayat


Beragam jenis-jenis hikayat mudah sekali kita temukan di dalam buku-buku Islami, buku cerita anak-anak, buku-buku legenda Melayu, Buku-Buku Sastra dan lain sebagainya. Sampai saat ini hikayat masih sering dibacakan kepada anak-anak, terutama saat mereka hendak beranjak tidur.

Hikayat adalah karya sastra yang usianya telah beratus-ratus tahun lamanya. Karya sastra ini pertama kali berkembang di tengah masyarakat bangsa Arab. Oleh karena itu sebagian orang menyebutnya hikayah. Hikayat diyakini sebagai cerita rekaan yang hampir menyerupai dongeng masa lalu. Namun seiring berkembangnya dunia sastra, ditemukan hikayat ternyata tidak hanya berupa cerita fiktif saja, melainkan cerita-cerita berbau sejarah kuno .

Seperti yang disebutkan pada kalimat sebelumnya bahwa hikayat hampir menyerupai dongeng. Hanya saja, pemilihan kata-kata dalam hikayat jauh lebih indah dibandingkan kata-kata dalam dongeng. Jelas betul bahwa hikayat merupakan bentuk prosa yang benar-benar ditulis dengan pemilihan diksi-diksi yang indah. Agar memudahkan Anda untuk mengetahui karakteristik hikayat, berikut cirri-cirinya:

•    Karena hikayat berasal dari Arab, maka tidak heran sebagian besar cerita-ceritanya adalah tokoh-tokoh kenamaan di tanah Arab.

•    Pemilihan kata-kata yang jarang digunakan pada karya sastra lainnya, misalnya: syakwasangka, syahdan, sebermula,dll.

•    Sangat kental nilai kerohanian Islamnya.

•    Selalu ada hal-hal yang terjadi di luar akal manusia, misalnya seperti kisah Aladin.

•    Umumnya, latar tempat dalam hikayat seputar lingkungan kerajaan.

Dari beragam hikayat yang pernah dibaca, sesungguhnya hikayat dibagi dalam beberapa jenis yaitu:

1.    Hikayat berdasarkan historis, dibagi lagi atas tiga jenis, yakni:

•    Hikayat Hindu, yakni hikayat yang ditulis dengan unsure agam Hindu yang cukup kental. Contohnya hikayat Sri Rama dan Mahabrata.

•    Hikayat Hindu-Islam, yakni hikayat yang sebenarnya mendapat pengaruh unsure Hindu namun disesuaikan dengan nilai-nilai keIslaman. Contohnya hikayat Indraputra.

•    Hikayat Islam, yakni hikayat yang sepenuhnya berunsur ke-Islaman. Contohnya hikayat Abu Nawas.

2.    Hikayat berdasarkan isi, dibagi lagi atas tiga jenis, yakni:

•    Hikayat rekaan, yakni hikayat belum tentu jelas kebenarannya.

•    Hikayat sejarah, yakni hikayat yang ditulis berdasarkan tokoh-tokoh sejarah. Contohnya Hikayat Hang Tuah, Hikayat Raja Ali Haji.

•    Hikayat Biografi, yakni hikayat yang ditulis berdasarkan biografi tokoh-tokoh kerajaan Islam.

Demikian uraian singkat mengenai jenis-jenis hikayat. Semoga dapat dijadikan referensi bacaan yang bermanfaat.

Selanjutnya : Beberapa Ide Kreatif Kelistrikan
Sebelumnya: Rumusan Pancasila yang Disetujui oleh PPKI
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar