Sejarah dan Jenis-jenis Senam Lantai


Jenis-jenis senam lantai ada banyak. Ada roll depan, roll belakang, handstand, headstand, kayang, dan lain-lain. Sebelum membahas tentang berbagai jenis senam lantai, kita akan membahas pengertiannya terlebih dulu.

Pengertian Senam Lantai

Senam lantai atau yang disebut sebagai floor exercise merupakan bagian dari variasi senam yang dilakukan di lantai dengan beralaskan matras. Selain disebut sebagai floor exercise, senam lantai juga disebut dengan tumbling.

Unsur-unsur gerakan yang dilakukan pada senam lantai, misalnya melompat, mengguling, meloncat, dan melakukan gerakan berputar di udara. Senam lantai juga disebut sebagai latihan bebas karena ketika melakukan gerakan senam, pesenam tidak perlu memakai peralatan yang sifatnya khusus. Jika ada yang membawa peralatanseperti pita, bola atau alat yang lain, itu hanyalah alat yang digunakan sebagai media untuk meningkatkan fungsi gerakan pelemasan, kelenturan, keterampilan, kekuatan, serta keseimbangan.

Sejarah Senam Lantai

Jika merunut sejarah, senam pertama kali ada sejak zaman Yunani Kuno. Olahraga ini mengambil kata gymnastics dengan gymnast yang artinya telanjang. Pada waktu itu, orang-orang melakukan gerakan senam dengan tidak memakai pakaian. Sedang gymnasium merujuk pada tempat dilakukannya senam. Gymnastic pada zaman Yunani kuno dilakukan dalam rangka perayaan untuk menyembah dewa Zeus.

Frederik Jahn yang kemudian disebut sebagai bapak gymnastic yang dengan upayanya berhasil mengombinasikan antara gerakan senam dengan pertunjukan yang bersifat patriotik. Frederik Jahn juga berhasil menemukan berbagai peralatan yang digunakan dalam olahraga senam, seperti kuda-kuda melintang, bak untuk melompat, palang sejajar, serta palang horizontal.

Senam lantai pertama kali dipertandingkan di event kompetisi olahraga dunia, yakni olimpiade pada tahun 1932. Pada olimpiade 1932, nomor yang dipertandingkan adalah nomor perorangan laki-laki. Untuk wanita, senam lantai baru dipertandingkan setelah 20 tahun berikutnya.

Dalam senam lantai, atlet putra akan melakukan gerakan senam ini dalam durasi waktu 70 detik. Sedangkan atlet wanita melakukannya dalam durasi waktu 90 detik. Matras yang digunakan untuk olahraga ini memiliki ketebalan 0,045 meter dengan lebar 1 meter. Sedangkan arena untuk melakukan senam ini seluas 12×12 meter.

Senam Lantai

Variasi senam lantai ada banyak. Berikut ini beberapa jenis senam lantai.

  • Berguling atau roll depan.
  • Berguling ke belakang atau back roll.
  • Berdiri memakai tangan atau handstand.
  • Berdiri memakai kepala atau headstand.
  • Kayang
  • Loncat harimau atau tiger sprong.
  • Meroda atau ratslag
  • Lompat kangkang
  • Lompat jongkok atau squat voult.
  • Round off
  • Handspring
  • Back handspring

Demikian sekilas tentang jenis-jenis senam lantai yang setiap jenis memiliki bentuk gerakan yang berbeda-beda. Semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Proses Metabolisme Karbohidrat pada Tubuh Manusia
Sebelumnya: Contoh Puisi Indah untuk Guru
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar