Jenis-Jenis Tema Dalam Cerpen


Cerpen adalah singkatan dari ‘Cerita Pendek’ yang merupakan bentuk karya sastra dalam bentuk prosa. Secara garis besar untuk cara membuat cerpen tidak ubah seperti halnya membuat novel. Hanya saja, isi cerita dalam cerpen jauh lebih ringkas dibandingkan cerita dalam novel.

Bila tema suatu novel bisa dikembangkan dalam bentuk cerita berpuluh-puluh hingga beratus halaman, maka cerpen hanya membutuhkan sekurang-kurangnya 3 halaman dan sebanyak-banyaknya 10 halaman. Sedangkan untuk pilihan jenis-jenis tema dalam cerpen tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan novel. Sebab, tema yang digunakan dalam novel, bisa saja digunakan dalam cerpen.

Berikut pilihan tema yang biasa digunakan dalam cerpen:

  • Tema romantis, menceritakan tentang hal-hal yang berhubungan dengan percintaan antara dua sejoli. Konflik yang ditimbulkan tidak kompleks sehingga tidak membutuhkan berpuluh-puluh lembar halaman untuk menceritakannya. 
  • Tema horor, menceritakan tentang hal-hal yang bersifat supranatural, kehadiran makhluk halus, benda-benda ghaib, dan ilmu hitam. 
  • Tema fantasi, menceritakan tentang hal-hal yang bersifat imajinasi atau khayalan yang tidak mungkin terjadi di dunia nyata, Misalnya tentang manusia berkepala hewan, tentang sebuah negeri yang indah di atas awan, tentang percintaan monster dengan manusia, dan lain-lain.
  • Tema komedi, menceritakan tentang hal-hal yang bersifat jenaka, menyenangkan, dan tentunya mengundang tawa. 
  • Tema keluarga, menceritakan tentang sekelumit kecil kehidupan atau kebiasaan yang sering terjadi di dalam lingkungan keluarga. Konfliknya bisa berasal antara suami dengan istri, orang tua dengan anak, kakak dengan adik, atau kerabat-kerabat terdekat yang ada hubungannya dengan suatu keluarga.
  • Tema psikologi,menceritakan tentang hal-hal yang berhubungan dengan kejiwaan tokoh di dalam cerpen. Unsur-unsur kejiwaan harus dibuat kental, sebab banyak orang yang sulit membedakan tema psikologi dengan tema-tema lainnya. Misalnya, tokoh yang mengalami gangguan kejiwaan dan mendapat penolakan besar-besaran dari lingkungannya.
  • Tema campuran, dibuat berdasarkan dua tema yang sama-sama menonjol dalam isi suatu cerpen. Contohnya, seorang laki-laki yang mengalami jatuh cinta namun memanfaatkan kekuatan iblis untuk mewujudkan cintanya. Gambaran seperti itu dapat dikatakan sebagai tema horor romantik.

Demikian jenis-jenis dalam cerpen. Semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Cara Edit Foto di PC
Sebelumnya: Sumber Bioetanol Dari Gula Dan Pati
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar