Teknik Penanaman dan Pemberian Jenis Pupuk yang Baik untuk Jagung


Bertanam jagung termasuk kegiatan yang gampang-gampang sulit untuk dilakukan. Bila penanaman dan peberian jenis pupuk yang baik untuk jagung dilakukan tanpa teknik yang benar, maka jagung yang dipanen tidak memiliki kualitas yang memuaskan. Akibatnya, petani jagung akan mengalami gagal panen.

Selain faktor serangan hama, keberhasilan menanam jagung terletak pada proses penanaman dan pemupukan yang benar. Perhatikan kondisi tanah, jarak tanam, dan waktu serta dosis pemeberian pupuk secara bertahap.
Untuk memandu Anda yang belum terbiasa bertanam jagung berikut beberapa teknik penanaman dan pemberian pupuk yang tepat pada jagung:

•  Pertama, lakukan penggemburan tanah dengan menggunakan alat b penggembur bermata dua. Tanah yang gembur akan memudahkan penyerapan air hingga ke akar.

•  Kedua, buat beberapa lubang dengan jarak ke samping 20 cm dan ke belakang 70 cm. Tujuannya agar memberi ruang untuk pertumbuhan jagung sampai masa panen.

•  Ketiga, masukkan benih yang telah lebih dulu direndam dalam cairan fungisida. Anda dapat memilih cairan fungisida yang ditawarkan toko-toko perlengkapan berkebun. Misalnya, bubuk fungisida Demorf. Untuk satu kilogram bibit fungisida, Anda hanya butuh 1 sachet Demorf yang telah dicampur dengan sedikit air. Fungsi perendaman bibit menggunakan cairan fungisdia adalah untuk meminimalkan resiko bibit dirusak parasit dalam tanah.

•  Keempat, taburkan pupuk sekitar 5 cm di sisi-sisi lubang benih. Untuk satu hektar lahan, dibutuhkan pupuk jenis NPK sebanyak 200 hingga tiga ratus kilogram dengan dosis tidak lebih dari 5 gram di setiap tempat penaburan.

•  Kelima, setelah 25 hingga 30 hari setelah penanaman jagung, maka diperlukan pemupukan tahap kedua. Gunakan pupuk urea sebanyak 150 gram untuk satu hektar lahan. Kali ini, letakkan pupuk 10 cm diantara lokasi penanaman masing-masing benih. Dosis yang digunakan tidak lebih dari 5 gram.

•  Keenam, masa 40-45 hari kemudian, lakukan pemupukan tahap ketiga dengan pupuk urea sebanyak dan sesuai dosis pemupukan tahap kedua. Hanya saja penebarannya dilakukan 15 cm di sekitar benih yang ditanam.

Demikian teknik penanaman dan pemberian jenis pupuk yang baik untuk jagung. Semoga hasil panen jagung berkualitas bagus.

Selanjutnya : Rasa Bosan pada Pekerjaan Dapat Menghambat Produktivitas
Sebelumnya: Sejarah Komputer Pertama Kali
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar