Sejarah dan Jenis Timbangan atau Neraca


Timbangan pada awalnya hanya berupa neraca, namun seiring dengan perkembangan waktu jenis timbangan pun bertambah. Ada berbagai jenis timbangan atau neraca dengan tujuan dan fungsi spesifiknya masing-masing. Timbangan ini dapat dibedakan berdasarkan cara kerjanya, seperti timbangan manual, timbangan digital dan timbangan hybrid. Selain itu, timbangan juga dibedakan berdasarkan kegunaannya, seperti timbangan badan, timbangan gantung dan lain-lain.

Timbangan adalah alat untuk menghitung massa dari suatu benda. Jika melihat sejarahnya, maka timbangan ini memiliki beberapa bentuk. Pada awalnya timbangan berupa neraca, seiring dengan perkembangan waktu, jenis timbangan atau neraca juga bertambah. Dengan kemajuan teknologi, kita bisa menjumpai timbangan dengan teknik neraca pegas, timbangan hidrolik dan banyak lagi. Semua jenis timbangan atau neraca ini biasanya memiliki tujuan dan fungsi spesifik masing-masing.

Salah satu jenis timbangan adalah dinamometer atau neraca pegas. Neraca pegas merupakan suatu timbangan sederhana yang memakai pegas sebagai alat untuk mengukur massa benda. Neraca pegas ini akan mengukur berat benda dan akan menunjukkan angka dalam skala massa, karena sudah diperhitungkan faktor gravitasi.

Ada beberapa pembagian timbangan menurut cara kerjanya, antara lain sebagai berikut:

1.    Timbangan Manual

Timbangan ini bekerja dengan mekanis menggunakan sistem pegas. Pada umumnya jenis ini memakai indikator berbentuk jarum sebagai penunjuk ukuran massa yang disediakan.

2.    Timbangan Digital

Timbangan ini bekerja dengan elektronis menggunakan tenaga listrik. Pada umunya jenis ini memakai arus lemah dan indikatornya berbentuk angka digital yang tertera pada layar.

3.    Timbangan Hybrid

Timbangan ini merupakan perpaduan antara timbangan manual dengan digital. Timbangan ini bisa dipakai pada daerah yang tidak memiliki listrik. Selain penunjuk digital, timbangan ini juga memiliki petunjuk manual.

Berdasarkan penggunaannya, timbangan juga bisa dibagi menjadi :

1.    Timbangan Badan

Timbangan ini dipakai untuk mengukur berat badan.

2.    Timbangan Gantung

Timbangan ini diletakkan dengan cara menggantung dan bekerja memakai prinsip tuas.

3.    Timbangan Lantai

Timbangan ini diteltakkan di permukaan lantai dan dipakai untuk mengukur benda dengan massa yang berat.

4.    Timbangan Platfom

Timbangan ini memiliki presisi yang tinggi, sehingga banyak dipakai dalam berbagai industri, terutama yang bergerak di bidang retail dan manufaktur.

5.    Timbangan Emas

Timbangan ini dipakai untuk mengukur berat emas.

6.    Timbangan Ternak

Timbangan ini dipakai untuk mengukur berat hewan. Biasanya diperuntukkan pada hewan ternak seperti sapi, kambing atau babi.

Selanjutnya : Mengenal Dampak Negatif Ganja
Sebelumnya: Index Lagu Hits Indonesia
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar