Jumlah Pengangguran Tahun 2003


Bagaimana jumlah pengangguran tahun 2003 di Indonesia?Pengangguran merupakan salah satu masalah sosial kependudukan yang rumit dan sulit untuk diselesaikan oleh suatu negara. Tidak ada satupun negara di dunia ini yang bebas dari penyakit ini.

Amerika Serikat sebagai negara yang menjadi kiblat kemajuan peradaban dan perkonomian di dunia pun masih berkutat bagaimana cara menyembuhkan negaranya agar terbebas dari penggangguran. Apalagi dengan Indonesia yang berstatus negara berkembang.

Dalam artikel berikut ini, penulis akan membahas mengenai jumlah pengangguran tahun 2003 di Indonesia. Apa istimewanya? Jawabannya, mari kita simak dalam uraian berikut ini.

Jumlah Pengangguran

Secara sederhana, pengangguran dapat diartikan sebagai keadaan seseorang yang tidak mempunyai pekerjaan sehingga tidak mempunyai pendapatan yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.  Berdasarkan faktor penyebabnya, pengangguran dibedakan menjadi 3, yaitu sebagai berikut.

  1. Pengangguran friksional, merupakan pengangguran yang terjadi karena tidak sampainya informasi adanya lowongan pekerjaan kepada pencari kerja sebagai akibat jauhnya letak geografis antara penyedia lapangan kerja dengan pencari kerja.
  2. Pengangguran struktural, merupakan pengangguran yang terjadi karena adanya ketidaksesuaian persyaratan yang harus dipenuhi oleh pencari kerja dengan yang dibutuhkan oleh penyedia lapangan kerja.
  3. Pengangguran musiman, merupakan pengangguran yang terjadi karena adanya pergantian.

Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai jumlah penduduk terbesar di dunia, setelah Cina, India, dan Amerika Serikat. Bahkan, pada tahun 2003 jumlah pengangguran di Indonesia mencapai titik tertinggi yang disebabkan oleh hal-hal berikut.

1. Semakin Pesatnya Pertumbuhan Penduduk

2. Rendahnya Kualitas Sumber Daya Manusia

Sejak zaman dahulu, Indonesia dikenal sebagai negara yang melimpah ruah dengan sumber daya alam, sehingga tidak salah jika Portugis, Spanyol, Inggris, Belanda, dan Jepang saling berebut ingin menguasai Indonesia. Sayangnya, kekayaan alam tersebut belum dapat dimanfaatkan oleh bangsa kita, karena ketidakmampuan kita untuk mengelolanya dengan baik.

3. Jumlah Lapangan Kerja dengan Angkatan Kerja

Penyediaan lapangan kerja yang terbatas serta pertumbuhan dunia usaha yang lambat memberi pengaruh negatif terhadap penyerapan tenaga kerja, sehingga jumlah pengangguran meningkat pesat.

4. Adanya Pemutusan Hubungan Kerja

PHK yang dilakukan oleh berbagai perusahaan karena kemerosotan pertumbuhan ekonomi menjadikan angka pengangguran pun meningkat.

Oleh karena itu, ada baiknya jika kita berusaha untuk tidak menjadi seorang pekerja tetapi menjadi seorang wirausaha agar tidak terjebak dalam masalah pengangguran yang menjadi beban negara.

Selanjutnya : Contoh Khutbah Jumat tentang Hidup Berfoya-foya
Sebelumnya: Kata Kepedihan Jalanan
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar