Kapal Perang Baru yang Dibeli Indonesia


Pertahanan dalam negeri sepertinya akan terus diperkuat. Hal ini dapat dilihat dari kapal perang baru yang dibeli Indonesia. Setidaknya terdapat enam kapal perang baru di tahun 2013 ini.

Jika biasanya kapal perang atau patroli Indonesia adalah hibah atau pembelian second maka tahun 2013 menjadi berbeda. Kapal perang baru Indonesia adalah pembelian dari kapal buatan perusahaan dalam negeri.

Kapal perang pertama berjenis tugboat atau kapal tunda tipe M000276 dan M000277. Kapal ini dibuat oleh PT. Penataran Angkatan Laut Surabaya. Kapal ini berbahan plat baja. Tugboat memiliki panjang 29 meter, lebar 9 meter, panjang garis air 26,5 meter, dan tinggi 4,5 meter. Sedangkan kecepatan 12 knot pada perairan tenang.

Kapal jenis kedua adalah KCR-60 (kapal cepat rudal). Kapal ini memiliki panjang 60 meter, lebar 8 dan 10 meter, serta berat keduanya 470 ton. Kecepatan tempuhnya sebesar 20-28 knot. Keduanya dilengkapi meriam utama kaliber 57 mm, senjata kaliber 22 mm, peluncur rudal anti kapal permukaan, dan decoy launcher.

Kapal ini mampu menghindar serangan dari permukaan. Sekaligus dapat melakukan adu tembak di laut karena memiliki kelincahan dalam posisi tembak. Kelebihan lainnya adalah anti serangan kapal selam. Kapal ini memiliki kemampuan jelajah selama 9 hari dengan jarak kurang lebih 2.400 nm.

Kapal jenis ketiga adalah kapal patroli PC-40 sebanyak 2 buah. Masih belum ada kepastian untuk kedua kapal patroli ini akan ditugaskan memperkuat armada barat atau armada timur. Tipe PC-40 sebenarnya merupakan tipe lama kapal patroli. Indonesia telah memiliki kapal patroli tipe ini seperti KRI Krait 827, Birang 831, Tarihu 829, Mulga 832, Alkura 830. Kesemuanya merupakan buatan Fasharkan TNI AL.

Selain keenam buah kapal di atas, Indonesia membeli kapal selam buatan Korea Selatan sebanyak 1 buah. Sedangkan 2 buah kapal selam lainnya akan diproduksi di dalam negeri bekerjasama dengan PT.PAL. Intinya, semoga kapal perang baru yang dibeli Indonesia tersebut dapat memperkuat pertahanan dan menjaga objek vital perairan kita.

Selanjutnya : Pembahasan Komunikasi Interpersonal dan Permasalahannya
Sebelumnya: Sosialisasi Pertanian Modern bagi Para Petani
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar