Karakteristik Sapi Perah FH


Salah satu jenis sapi perah yang banyak dipelihara di Indonesia adalah jenis sapi perah FH (Friesian Holstein). Sapi perah FH tak hanya dipelihara oleh peternak kecil dan menengah, tetapi juga peternakan besar. Karakteristik sapi perah FH mudah dikenali, dengan tubuh hitam dan bercak putih.

Kenapa sapi ini disebut sapi perah FH? FH adalah kependekan dari Friesian Holstein atau ada juga yang menyebutnya Friesian Holland, karena sapi ini berasal dari Holland Utara dan Friesland Barat, Belanda

Karakteristik dari sapi perah ini adalah memiliki rambut di ujung ekornya, memiliki warna putih di bagian lutut hingga ke bawah, serta tubuhnya campuran bercak warna hitam dan bercak putih. Sebagia sapi juga memiliki tanda segitiga warna putih yang ada di dahinya.

Sapi perah FH memiliki tubuh yang besar. Bobot untuk sapi dewasa betina di kisaran 570 hingga 730 kg, bobot sapi dewasa jantan di kisaran antara 800-1000 kg, dan untuk bobot anak sapi yang baru dilahirkan di kisaran antara 25-45 kg. Sapi betina akan dikawinkan pada umur antara 18-21 bulan, kemudian melahirkan anaknya ketika berumur antara 28-30 bulan.

Sapi perah Freisian Holland ini masuk ke Indonesia pertama kali pada tahun 1891 oleh pemerintah Belanda untuk memenuhi konsumsi susu pemerintah dan orang Belanda yang ada di Indonesia. Dari sapi perah FH yang dibawa Belanda itulah, akhirnya sapi FH banyak tersebar di Indonesia khususnya di pulau Jawa dan banyak sapi perah FH yang kemudian dikawinkan silang dengan sapi-sapi lokal.

Sapi perah FH bisa memproduksi susu hingga 10 liter/ekor setiap harinya. Untuk kadar lemak susunya sendiri kisaran 7.425 kg/laktasi.

Untuk memelihara sapi perah FH salah satu keuntungannya adalah sapi jenis ini memiliki produksi susu lebih tinggi daripada sapi jenis lainnya. Ini akan menjadi keuntungan lebih, apalagi karena susu bisa diolah ke berbagai jenis usaha atau produk, seperti keju, karamel, tahu susu, dan masih banyak lagi.

Demikian karakteristik sapi perah FH dan keuntungan memeliharanya, semoga bermanfaat dan bisa membantu anda sebelum memulai untuk beternak sapi perah FH.

Selanjutnya : Mitos Gerbong Maut di Bondowoso Jawa Timur
Sebelumnya: Cara Jitu Mengerjakan Soal-soal Fisika
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar