Karangan Bertema Pedesaan


Karangan bertema pedesaan, boleh jadi sekarang ini kurang diminati oleh masyarakat luas. Jikalau pun ada, bukan tema pedesaan, melainkan tema cinta dua sejoli, satunya (pria) berasal dari kota sedangkan yang satunya lagi orang desa (perempuan) atau sebaliknya. Jadi, bukan desanya yang diangkat/disorot melainkan asmara dengan latar belakang suasana pedesaan.

Pada era pujangga lama dan pujangga baru, mengarang menggunakan alur yang dapat dikenali. Pengarang novel (roman) zaman sekarang sudah lebih bebas dan ekspresif. Tidak lagi berpedoman kepada pakem (aturan) yang mengekang.Jenis-jenis karangan antara lain.

1. Narasi

Untaian peristiwa demi peristiwa yang berhimpun menjadi sebuah cerita. Karangan narasi terkadang dipakai juga untuk menulis berita yang sifatnya runtut dari awal sampai akhir. Di dalam narasi ditampilkan aktor/tokoh cerita serta latar belakang peristiwa. Narasi terbagi ke dalam fiksi dan non fiksi.

2. Deskripsi

Karangan yang menggambarkan dengan rinci suatu keadaan, sehingga pembaca merasakan suasana persis seperti yang pengarang/penulis rasakan. Dalam hal ini tema karangan tentang pedesaan. Pengarang Indonesia yang sangat terkenal dengan kepandaian menggambarkan suasana pedesaan adalah Toha Mochtar (alm) dan Ahmad Tohari.

Karangan deskriptif ada dua macam, yakni sugestif bertujuan untuk membangkitkan daya khayal imaji pembaca dan karangan deskriptif teknis yang bertujuan membuat pembaca menjadi mengetahui objek/benda/sesuatu yang digambarkan atau ditulis oleh pengarang.

Maksud dari kata “penggambaran” bukan berarti digambar/drawing/painting/hand make, bukan seperti demikian. Jika seorang fotografer, melukis dengan cahaya. Penulis melukis dengan bahasa.

3. Eksposisi

Ini model teknik mengarang yang padat, analitik, fakta, kronologis, dan memakai pola. Kalau Anda pernah membaca resep masakan yang di dalamnya terdapat ingredient. Kira-kira seperti itulah jenis karangan eksposisi.

4. Argumentasi

Krangan yang menggunakan logika sebab-akibat.

5. Persuasi

Jenis karangan yang membujuk pembaca agar tertarik. Ini jenis karangan seperti iklan promo selebaran pamflet kampanye.

6. Karangan Ilmiah

Menyusun karangan untuk kepentingan penelitian, studi akademik S1, S2, S3 yang karangan tersebut didukung teori serta bukti-bukti penelitian.

Untuk bisa menulis karangan bertema pedesaan. Liburan dan berwisatalah sejenak mengunjungi pesisir pantai atau pegunungan. Lihat dan rasakan kehidupan alami masih berlangsung. Satu hal lagi, jika Anda benar-benar berniat menyusuri sunyi dan alam pedesaan, berhentilah sejenak dari koneksi internet supaya Anda bisa merasakan terlahir kembali menjadi pribadi yang baru.

Selanjutnya : Sumber-sumber Pengetahuan
Sebelumnya: Menulis Pantun Tentang Persahabatan
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar