Karya Sastra Berjudul Lukisan Karya Rosihan Anwar yang Sulit Dicari


Indonesia terkenal dengan sastrawan dan kebudayaanya. Karya satra adalah sebuah karya yang dibuat berdasarkan kisah nyata, pengalaman jiwa, dan peristiwa lainnya dengan menggunakan sarana bahasa serta mengandung unsur estetika atau keindahan.

Karya satra terdiri atas pantun, roman, sajak, cerita pendek, drama, prosa, puisi (puisi lama dan baru), gurindam, dan syair. Ada banyak sastrawan yang terkenal hingga saat ini. Tokoh itu antara lain, Chairil Anwar, Rosihan Arsyad, Rosihan Anwar, Nur Sutan Iskandar, dan lain-lain. Dalam artikel ini, pembahasan akan menjelaskan karya sastra berjudul ”Lukisan” karya Rosihan Anwar sebagai cara untuk mengenal sastrawan Indonesia

Rosihan Anwar adalah seorang sastrawan Indonesia yang hidup dan terkenal sebagai tokoh sastra angkatan 42 yang bertepatan dengan masa penjajahan Jepang di Indonesia. adapun profil singkat dari Rosihan Anwar, adalah sebagai berikut.

  1. Lahir di Padang pada tahun 1922
  2. Pekerjaannya adalah seorang wartwan dan juga tersohor sebagai penulis dan pengarang sajak serta cerpen.
  3. Isi sajaknya bertuliskan semangat menggelora yang dimiliki pemuda.
  4. Hasil karya sastranya yakni
  • Lukisan Kepada Prajurit
  • Radio Masyarakat
  • Radio Kecil
  • Bajak Laut di Malaka

Adapun tokoh karya sastra angkatan 42 ini memiliki keunikan dan kekhasan tersendiri dibandingkan tokoh sastra angkatan lain, yaitu sebagai berikut.

  1. Kehidupan masyarakat menjadi tema khusus yang diangkat kala itu.
  2. Seniman atau sastrawan menggunakan simbol yang sekiranya tidak disensor oleh pihak Jepang (simbol netral).
  3. Pembuatan karya sastra sangat dilarang jika menyangkut Jepang
  4. Banyak karya yang berisi pujian untuk bangsa Jepang
  5. Bahasa Indonesia digunakan sebagai alat yang digunakan untuk menggambarkan betapa sulitnya perjuangan yang dilakukan Namun, karya puisi Rosihan Anwar yang berjudul ”Lukisan Kepada Prajurit” sudah sangat sulit ditemukan, sehingga tidak dapat diketahui bagaimana isi puisi tersebut.

Namun, jika dilihat dari judulnya puisi ini berisi apresiasi dan dukungan terhadap para pejuang yang tanpa henti merebut kemerdekaan.

Melalui karya sastra berjudul ”Lukisan” karya Rosihan Anwar, kita sebagai generasi penerus harus meneruskan dan mengisi kemerdekaan dengan baik dan tidak mengecewakan pahlawan yang telah gugur. Kemerdekaan dilakukan dengan perjuangan dan mengorbankan banyak hal. Oleh karena itu, generasi harus memanfaatkannya dengan baik.

Selanjutnya : Persebaran Iklim di Dunia
Sebelumnya: Judul-judul Film Amerika Latin Bertema Perselingkuhan
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar