Kasus Kejahatan Manusia Genosida

Penyebutan Genocide atau genosida disebut pertama kali pada tahun 1944 oleh Raphael Lemkin. Penyebutan genosida ini adalah untuk memperlihatkan segala bentuk kekejaman yang dilakukan oleh Nazi di Eropa. Arti genosida sendiri memiliki arti pemusnahan suatu kelompok manusia atau biasa disebut pembunuhan massal. Kasus kejahatan manusia genosida mempunyai ciri umum suatu kejahatan yang seringkali berkaitan dengan agama, ras, atau etnis.

Ada tiga faktor yang menjadi pengaruh suatu kejahatan genosida kenapa bisa sampai terjadi. Pertama, genosida itu berhubungan dengan perang penjajahan atau penaklukan. Perang penjajahan atau penaklukan ini selalu menjadi penyebab adanya pembunuhan massal di daerah atau wilayah yang dijajah dan diperangi.

Kedua, agama kerapkali menjadi alibi pembenaran pemusnahan suatu kelompok. Contohnya, seperti pada perang salib pada abad pertengahan yang saat itu terjadi pembunuhan massal pada orang-orang Arab. Ketiga, adanya dominasi kolonial negara Eropa di Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Hal ini menjadi penyebab atau timbulnya alasan untuk membunuh seluruh penduduk asli.

Adakalanya ada latar belakang suatu anggapan jika kelompok lain adalah ‘bukan manusia’ atau manusia dari golongan berbeda yang layak dibenci karena nilai yang mereka miliki tidak sama dengan nilai masyarakat dalam kelompok yang lebih dominan.

Mekanisme Untuk Mengadili Penjahat

Konvensi genosida pada tahun 1946-1948 menyatakan bahwa genosida adalah kejahatan internasional yang harus mendapatkan hukuman, baik dalam masa peperangan atau damai. Dalam konvensi ini juga ditetapkan adanya empat mekanisme untuk mengadili para pelaku kejahatan genosida.

  1. Diadili di pengadilan negara tempat terjadinya kejahatan genosida;
  2. Pelaku kejahatan genosida bisa diajukan ke pengadilan internasional;
  3. Diajukan ke badan PBB yang menangani masalah kejahatan kemanusiaan;
  4. Diadili di Mahkamah Internasional.

Kasus genosida sendiri juga bisa dimasukkan ke dalam pelanggaran HAM berat. Kasus genosida banyak terjadi di negara-negara di seluruh dunia salah satunya, yaitu Pembantaian Rezim Khmer Merah yang membantai jutaan jiwa rakyat di akhir 1970-an.

Kasus kejahatan manusia genosida sendiri menjadi perhatian khusus dunia karena tidak saja suatu tindak kekerasan suatu kawasan tertentu, tapi juga menjadi kejahatan kemanusiaan bagi seluruh umat manusia. Oleh karena itu, hendaknya masyarakat dunia saling menjaga perdamaian agar tidak ada lagi suatu kelompok yang menyakiti atau menindas kelompok lainnya.

Loading...
Selanjutnya : Syarat Pakaian Muslim Pria yang Syar’i
Sebelumnya: Syarat Menjadi Muslimah Sejati
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar