Kasus Penyimpangan Sosial dalam Dunia Pendidikan Indonesia


Para pelajar di tanah air sekarang berada dalam dunia pendidikan yang tidak baik, sering terungkap berbagai kasus penyimpangan sosial yang dilakukan para pelajar. Bukan hanya para pelajar yang melakukan perbuatan sosial tercela, malah para guru dan pejabat kependidikan ikut turut andil dalam memperparah situasi ini, misalnya korupsi, tidak disiplin, hingga kisruh Ujian Nasional Indonesia.

Para wali siswa semakin cemas dan takut untuk menyekolahkan anaknya karena akhir-akhir ini sering terjadi kasus pelecehan seks terhadap siswa di dalam lingkungan sekolah.  Bahkan kita sangat kaget dengan beberapa kasus asusila guru, misalnya seorang kepala sekolah di Batam telah diketahui mencabuli 15 siswi SMP yang berada di sekolah.

Berikut ini adalah beberapa prilaku penyimpangan sosial yang dilakukan para pelajar di Indonesia:

1. Kasus tawuran pelajar

Para pelajar selalu diberikan contoh kehidupan yang hedonis oleh berbagai media, misalnya tayangan sinetron, film layar lebar, majalah, dan lainnya. Mereka menjadi remaja yang pikiran pendek untuk mendapatkan kesenangan dan kepentingan sesaat, pada akhirnya mereka akan melakukan tindakan kekerasan ketika ada masalah sepele dengan yang lain.

Kasus tawuran pelajar antarsekolah biasanya telah terjadi bertahun-tahun. Bahkan kasus tawuran remaja sering memakan korban jiwa, sebagaimana yang terjadi di beberapa tawuran pada tahun 2012 kemarin.

2. Kasus pelanggaran hukum atau kriminalitas pelajar

Para siswa dalam sistem kapitalisme ini sering menjadi pelaku kasus kriminalitas, di antaranya yaitu memalak teman sekolah, mencuri, merampok, menodong, memperkosa, bahkan sampai pembunuhan. Biasanya pihak sekolah melakukan tindakan sanksi tanpa disertai dengan tindakan preventif, mereka tidak mampu memberikan pendidikan yang mengajarkan akhlak yang mulia.

3. Kasus penyimpangan seksual para pelajar

Para pelajar zaman dahulu berbeda dengan pelajar sekarang, saat ini para pelajar sudah akrab dengan yang namanya seks. Pelajar yang seharusnya fokus dalam menimba ilmu malah beralih menjadi pelaku seks bebas yang menghancurkan kehidupannya. Bahkan banyak siswa di kota besar sudah menjadi para pelacur berseragam SMP dan SMA. Hal ini memberitahu kepada kita bahwa program pendidikan seks dan pembagian kondom gratis yang dijalankan pemerintah percuma dan tidak berguna.

Banyaknya kasus penyimpangan sosial di atas seharusnya menjadi indikator bahwa sistem pendidikan yang dipakai sekarang tidak mampu menghasilkan generasi cerdas dan berakhlak mulia.

Selanjutnya : Kata Benda Abstrak Adalah
Sebelumnya: Contoh Makalah
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar