Kata Benda Abstrak Adalah


Dalam pelajaran bahasa Indonesia, pasti kita sering mendengar tentang kata benda. Kata benda adalah jenis kata dalam bahasa Indonesia yang bisa diterangkan menggunakan jenis kata-kata lain, misalnya kata sifat dan kata sandang. Fungsi utama dari kata benda sendiri adalah sebagai subjek (pokok kalimat) dan sebagai objek (penderita). Contoh kata benda alam kalimat, di antaranya Andi membaca koran, Ibu pergi ke pasar, Nia membuat kue, Saya seorang pelajar, Andre makan roti, dan lain sebagainya.

Ciri-ciri kata benda antara lain:

  1. Kata benda yang berimbuhan adalah kata yang terbentuk dari imbuhan ke-, pe-, ke-an, pe-an, -an, dan -nya, contohnya adalah ketua, pelukis, keamanan, minuman, makanan, dan lain sebagainya.
  2. Kata benda yang dapat diperluas dengan menambahkan kata sifat, contohnya kota yang indah, baju yang bagus, dan lain sebagainya.

Jenis kata benda dibagi menjadi dua, yakni :

1.    Kata benda konkret adalah nama-nama benda yang keberadaannya dapat ditangkap melalui pancaindra. Contoh kata benda konkret adalah buku, meja, binatang, gunung, sungai, gunung, laut, dan lain-lain.
Kata benda konkret terbagi dalam empat jenis, yaitu:

  • Kata benda nama iri, seperti nama orang, negara, kota, sekolah, perusahaan, nama tempat, atau nama sesuatu tertentu.
  • Kata benda umum, misalnya pengacara, guru, pensil, pasar, toko, dan lain-lain.
  • Kata benda kolektif, contohnya tim, hadirin, armada, group, dan lain-lain.
  • Kata benda material, contoh perak, tembaga, emas, air, dan lain-lain.

2.    Kata benda abstrak adalah nama-nama benda yang keberadaannya tidak dapat ditangkap dengan pancaindra dan hanya bisa dibayangkan. Contoh kata benda abstrak adalah ilmu pengetahuan, cita-cita, impian, ide, ilham, kebahagiaan, dan kesedihan

  • Kata benda bentuk dasar dan turunan adalah kata yang belum mendapat imbuhan apapun, misalnya pisau, baju, gambar, langit, mobil, dan lain-lain.
  • Kata benda bentuk turunan adalah kata dasar yang sudah mendapatkan pengimbuhan, pengulangan, dan pemajemukan. Yang pengimbuhan, misalnya perumahan, kendaraan, permainan, lukisan, pejalan, pelari, dan lain sebagainya. Yang mendapat proses pengulangan, misalnya mobil-mobilan, rumah-rumahan, sayu-sayuran, dan lain-lain. Sedangkan kata bentuk pemajemukan, misalnya darah daging, doa restu, kutu buku, dan lain-lain.

Semoga informasi tentang kata benda abstrak di atas dapat bermanfaat bagi Anda semua.

Selanjutnya : Keanehan Kehidupan di Dunia, Virus Menari Mematikan
Sebelumnya: Kasus Penyimpangan Sosial dalam Dunia Pendidikan Indonesia
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar