Kata-Kata Bijak untuk Menyinggung Suami Pembohong


Hal yang menjengkelkan adalah menghadapi suami yang senang berbohong. Para istri mungkin sering mengeluhkan tabiat suaminya yang suka berbohong dari mulai hal-hal kecil hingga masalah besar. Misalnya, masalah gaji, persoalan keluarga dan urusan kantor, suami senantiasa berbohong.

Walaupun kerap dilontarkan kata-kata bijak untuk menyinggung suami terkait dengan perilaku berbohong, kebiasaannya malah semakin menjadi-jadi. Perilaku berbohong seolah-olah menjadi kebiasaan yang tanpa disadarinya. Oleh karena itu, kata-kata bijak untuk menyinggung suami yang senang berbohong dapat menjadi bahan untuk proses penyadarannya. 

Pada dasarnya, kebohongan besar dimulai dengan kebohongan kecil, lalu menjadi kebiasaan. Saat memulai melakukan kebohongan kecil, seseorang berarti telah melanggar perasaan hati nuraninya. Apabila setiap orang mengikuti hati nurani, orang tersebut tidak akan pernah melakukan kebohongan secara berulang-ulang.

Proses berbohong terjadi sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit. Kebohongan kecil yang dilakukan berulang-ulang akan menjadi kebohongan besar yang kemudian menjadi kebiasaan. Rumusnya sederhana, sekali saja berbohong, siapapun akan menutupinya dengan kebohongan yang lain. Jika sudah berulang kali dilakukan, kebohongan menjadi kebiasaan permanen. Pada kondisi seperti ini, hati nurani sudah diabaikan.

Hal tersebut dapat dibayangkan, jika kebiasaan berbohong suami dibiarkan, maka akan terus bertambah ritme dan kualitasnya. Masalah tersebut perlu diselesaikan dengan langkah yang tepat dan bijak untuk menyadarkan suami dari kebisaan berbohongnya.

Salah satu caranya dengan menyampaikan akibat buruk dari kebiasaan berbohong suami. Hal itu dilakukan secara perlahan-lahan dengan tujuan menyadarkan suami bahwa perilakunya akan berdampak negatif kepada orang-orang terdekat termasuk anak-anak. Selain itu, pada kesempatan yang tepat tidak ada salahnya disampaikan kata-kata yang bisa mengingatkan suami agar tidak berbohong.

Berikut ini contoh kata-kata bijak untuk suami yang suka berbohong.

”Kebohongan merusak segala hal”.

”Kebohongan memicu kemunafikan”.

”Akibat dari kebohongan adalah cacian dan penyesalan”.

”Orang yang berbohong tidak punya rasa malu”.

”Diam membisu lebih baik daripada berbohong, lisan yang jujur awal dari kebahagiaan”.

”Jika kejelekan-kejelekan adalah sebuah rumah, maka kebohongan adalah kuncinya.”

”Tidak ada kepercayaan untuk kebohongan, dan tidak ada wibawa bagi para pembohong”.

”Kejujuran merupakan kemuliaan, sementara kebohongan adalah kehinaan”.

Mudah-mudahan kata-kata bijak untuk menyinggung suami yang suka berbohong dapat menjadi sarana untuk mengurangi kebiasaan buruk tersebut. Selain itu, hal tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sehingga tidak ada lagi kebohongan.

Selanjutnya : Contoh Moral yang Baik – Murah Hati
Sebelumnya: Cerita Hantu Gentayang
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar