Kata-kata Majas yang Sering Digunakan dalam Percakapan


Kata-kata majas yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari tenu sangat banyak.  Sebagaimana kita ketahui majas itu sendiri artinya gaya bahasa atau kiasan yang gunanya lebih menggambarkan seseorang ataupun sekedar menyamakan bahkan sampai pada level menyindir seseorang dengan untaian kata-kata tertentu. Pemakaian kata majas terkadang memanga sangat dibutuhkan untuk memperhalus perkataan sekaligus pesan yang disampaikan dalam kata tersebut lebih mudah sampai kepada pendengarnya.

Majas sendiri secara umum memang penggunaannya lebih kepada karya-karya sastra tertentu seperti puisi atau syair atau pantun, namun dalam kehidupan sehari-haripun kita banyak bahkan butuh terhadap kata-kata kiasan ini sesuai dengan level pembicaraan kita terhadap seseorang. Itulah pentingnya berbicara menggunakan gaya majas. Adapun beberapa majas yang biasa digunakan yakni majas metafora, personofikasi,  hiperbola, litotes,  dan majas ironi. Berikut beberapa contoh penggunaan majas-majas dalam kehidupan:

Majas metafora yakni perbandingan terhadap sesuatu, misalnya kita mengatakan seseorang yang tidak mau bekerja dan hanya membuat sulit di masyarakat dengan sebutan benalu. Kemudian majas personifikasi lebih mengidentikan sesuatu seperti gaya manusia, misalnya burung peliharaanmu sudah bernyanyi di pagi hari, padahal yang bisa bernyanyi adalah manusia, berarti bernyanyi sama dengan berkicau bagi burung.

Lain lagi dengan majas hiperbola yang berusaha melebih-lebihkan sesuatu, misalnya untuk mengungkapkan orang yang malas membersihkan rumahnya dengan ungkapan: “sampah di depan rumahmu telah mengunung”. Sementara penggunaan majas litotes merupakan kebalikan dari hiperbola, yakni mengurangi dari keadaan yang sebenarnya.

Selanjutnya majas ironi lebih kepada sindiran halus, namun memiliki makna dalam yang sifatnya menyinggung, misalnya mengatakan, indahnya suaramu membuat telingaku sakit. Hal ini tentu berlawanan keindahan dengan telinga sakit, maka makna yang dikehendaki sebenarnya mengatakan bahwa suara orang itu jelek. Dengan demikian penggunaan  majas ironi hanya dengan niatan menyinggung.

Demikianlah Kata-Kata Majas yang Sering Digunakan dalam Percakapan Sehari-Hari dalam kehidupan kita yang sebenarnya secara tidak langsung kita telah menggunakannya atau bahkan kita mendengarnya dari teman bicara kita. Oleh karenanya tinggal kita saja yang pintar-pintar menggunakan majas ini, karena jangan sampai kita malah menyakiti perasaan orang lain dengan penggunaan gaya bicara majas ini.

Selanjutnya : Berbagai Jenis Kamar Tidur Anak Warna Biru
Sebelumnya: Manfaat Menonton TV bagi Anak
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar