Kata-kata Menyakitkan dan Kesalahan Berfikir

Kata-kata menyakitkan dapat berakibat fatal jika dipelihara. Dampak negatif memelihara kata-kata yang menyinggung orang lain membuat kita banyak di benci oleh orang lain.

Apalagi bertemu dengan seseorang yang mudah tersinggung. manusia memiliki hati dan jalan pikiran yang berbeda satu sama lain. Karena manusia adalah makhluk dinamis, selalu berubah-ubah kapanpun.

Ada tipe orang yang baik, mudah memaafkan, sabar, ada pula orang yang pendendam, pendengki, pemarah dan tidak sabaran. Orang-orang dalam arti negatif inilah tipe orang yang perlu diwaspadai.

Orang pendendam sensitif dengan kata-kata yang menyinggung hati. Ketika ia tersinggung bisa-bisa ia tipe orang yang tega melakukan tindakan diluar dugaan seperti membunuh.

Banyak kasus pembunuhan diakibatkan karena kata-kata yang menyakiti hati orang tersebut. Berbeda bagi mereka yang pemaaf dan sabar, meskipun disakiti dan dikhianati, tipe orang satu ini akan tetap bertindak dan bertingkah sabar dan pemaaf. Apalagi orang tersebut orang yang sudah dikenalinya.

Kata-kata yang Menyakitkan

Kata-kata menyakitkan dan kata-kata menyenangkan akan mudah diingat kata yang menyakitkan dibanding kata yang menyenangkan. Tahu kenapa? Karena kata menyaktkan dianggap memiliki makna yang lebih penting daripada kata menyenangkan.

Sehingga kata yang menyakitkan memperoleh apersespsi (memberikan penekanan makna lebih dari yang lain). Kata yang seharusnya tidak penting dianggap penting. Inilah di dalam psikologi yang disebut kesalahan berfikir.

Kesalahan berfikir hampir setiap manusia mengalaminya. Sebagai salah satu gambaran sederhana. Ketika saya berkumpul dengan teman-teman lama (SMP) kita terlibat obrolan yang menarik.

Mengulas topik sana dan sini. Sampai jatuhlah pada sebuah perbincangan yang sangat menarik perhatian saya. Saat itu saya sedang membutuhkan lapangan pekerjaan, ada tiga perusahaan yang ingin saya masukkan CV saya.

Kebetulan ketiga temanku tahu banyak ketiga perusahaan itu. Pada suatu waktu teman saya pun menceritakan ples dan minesnya ketiga perusahaan tersebut. Sesampai dirumah, informasi yang saya ingat hanya sisi minus dari ketiga perusahaan itu. Sedangkan sisi positif dari perusahaan hanya sebagian kecil saja yang saya ingat.

Dari contoh ini sisi negatif lebih banyak diingat karena otak memberikan persepsi pada informasi negatif, dan informasi negatif tersebut digunakan untuk mekanisme pertahanan diri.

Analogi mudahnya, ketika kita memiliki teman yang suka berkata-kata menyakitkan, saat kita bertemu orang tersebut kita selalu melakukan pembelaan pada diri kita bahwa dia (teman kita) berkata menyakitkan bukan bermaksud untuk menyakiti, tetapi sudah bentuk dari karakter dan watak dia. Kurang lebih itulah.

Loading...
Selanjutnya : Kenapa Gravitasi Bulan Dapat Mempengaruhi Pasang Surut Air Laut?
Sebelumnya: Petunjuk dan Cara Instal Tema di Windows XP
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar